Kamis, 9 April 2026

Berita Alor

Kemenag Alor Sebut Aikoli Cafe Contoh Moderasi Beragama 

ke sini rawat, tetapi sekarang tidak ada lagi hal seperti itu. Karena saya pulang malam pun, aman

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROSALIA ANDRELA
Suasana peresmian Aikoli Cafe, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor didominasi oleh kaum muda. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Kementerian Agama Kabupaten Alor menghadiri peresmian Aikoli Cafe yang berlokasi di Kompleks Aikoli Kang Resort, Kampung Aikoli, Kelurahan Welai Barat, Kecamatan Teluk Mutiara.

Piliana E.M. Laning, S.Th, selaku Plt Kepala Kemenag Alor mengatakan Aikoli Cafe merupakan contoh moderasi beragama. Hal ini dikarenakan latar belakang adanya cafe ini agar kaum muda Alor bisa mengekspresikan diri lewat hal-hal positif.

“Kami berterima kasih hari ini bisa hadir di acara peresmian Aikoli Cafe, di mana ini ajang untuk kita memperkuat moderasi beragama. Kaum muda yang hari ini hadir dalam peresmian cafe menunjukan adanya moderasi yang tercipta. Moderasi sendiri merupakan 1 dari 7 program Kementerian Agama dan juga program Pemerintah Daerah Kabupaten Alor,” ujar Laning, Senin 4 Maret 2024 sore.

Lebih lanjut Laning menuturkan kaum muda yang hadir di ibadah pembukaan berasal dari gereja-gereja denominasi yang berbeda.

Baca juga: Polres Alor Hingga Driver Ojek Online Hadiri Apel Operasi Keselamatan Turangga 2024

“Kabupaten Alor punya 13 denominasi, kita masing-masing punya cara pandang yang berbeda. Kita terus diingatkan, menciptakan melakukan kegiatan oikumene untuk memperkuat keimanan kita. Sebagai kaum muda, aset bangsa, dan gereja kita perlu dijaga dan dilindungi,” jelas Laning.

Dia berharap Kabupaten Alor yang dikenal sebagai bumi toleransi terus dijaga dan digaungkan, agar semua pihak bersama-sama membangu Kabupaten Alor.

Sementara itu pemilik Aikoli Cafe, Lim C.T. Riwoe Odja, S.Th menuturkan ide menghidupkan kembali cafe ini adalah agar kaum muda punya hiburan yang positif.

“Kami menghidupkan kembali cafe ini agar kaum muda punya hal hiburan yang positif. Tempat ini bisa menjadi sarana atau ajang untuk melakukan kegiatan positif. Kami akan buka dari hari Senin - Sabtu, dan hari Minggu libur. Kalau dulu kita kenal tempat ini dan jalan menuju ke sini rawat, tetapi sekarang tidak ada lagi hal seperti itu. Karena saya pulang malam pun, aman dan tidak kurang satu apapun sampai di rumah,” tutur Lim.

Lim yang juga merupakan Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kemenag Alor juga mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah hadir dan mendukung terlaksananya peresmian Aikoli Cafe

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah hadir, membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bisa menjadi berkat bagi kita semua,” harap Lim.

Pantauan POS-KUPANG.COM, peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon di selasar cafe.

Usai pengguntingan pita dilanjutkan dengan ibadah syukur. Kegiatan ini dihadiri oleh Kemenag Alor, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum muda dari berbagai kalangan, serta undangan. Pembukaan ini tidak dipungut biaya dan terbuka untuk semua kalangan. (cr19).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved