Rabu, 8 April 2026

Bangunan SMP di Ende Terbakar

BREAKING NEWS: Bangunan SMP Negeri 1 dan 2 Ende Terbakar

Akibat dari kebakaran tersebut, sejumlah ruangan di SMP Negeri 1 Ende seperti ruangan perpustakaan, dan dua ruang kelas terbakar.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
TERBAKAR - Petugas damkar dan salah seorang warga memadamkan di ruang perpustakaan SMP Negeri 1 Ende yang terbakar, Kamis 26 Oktober 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Kasus kebakaran kembali terjadi di Kota Ende, Ibukota Kabupaten Ende, Kamis 26 Oktober 2023.

Kebakaran kali ini terjadi di dua sekolah yakni di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Ende.

Akibat dari kebakaran tersebut, sejumlah ruangan di SMP Negeri 1 Ende seperti ruangan perpustakaan, dan dua ruang kelas terbakar.

Begitu juga dengan SMP Negeri 2 Ende. Satu ruang kelas, gudang, dan sejumlah toilet putri yang ada persis disamping SMP Negeri 1 Ende juga ikut terbakar dilahap si jago merah.

Baca juga: Dinas P dan K Ende Dapat Penghargaan Satuan Pendidikan Pengguna SIPLAH Terbanyak dari Kemendikbud RI

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, api berasal dari plafon di ruangan perpustakaan SMP Negeri 1 Ende.

Kobaran api dengan sangat cepat menjalar ke dua ruangan kelas yang berada persis di samping kanan perpustakaan.

Karena pada saat kejadian cuaca Kota Ende sangat panas dan angin kencang, kobaran api menjalar dengan cepat ke ruangan lantai II SMP Negeri 2 Ende yang berjarak sekitar satu setengah meter di samping kiri ruangan perpustakaan.

Beruntung petugas pemadam kebakaran dari Damkar Ende dibantu masyarakat setempat dengan sangat sigap melakukan upaya pemadaman sehingga kobaran api dengan cepat dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena ruangan perpustakaan dalam keadaan terkunci dan dua ruang kelas juga tidak ada aktivitas.

Baca juga: Nonton Bareng Film Aku Rindu, Kapolres Joni Hadirkan Bioskop Semalam di Kota Ende

Kepala SMP Negeri 1 Ende, Ignasius Ghele Raja mengatakan, kobaran api pertama kali dilihat oleh para siswa yang kebetulan masih menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Mereka lihat asap tebal dari plafon perpustakaan dan ruangan kelas, jadi mereka berhamburan keluar ruangan," ungkapnya.

Setelah mengetahui adanya asap, ungkap Ignasius, para guru langsung memberitahukan informasi tersebut ke pihak Damkar dan kepolisian di Polres Ende untuk melakukan pemadaman.

 

Tak membutuhkan waktu lama, tim damkar bersama dengan tiga mobil tangki air tiba di lokasi dan langsung memadamkan kobaran api.

Bahkan, para petugas terus memadamkan api untuk memastikan api benar-benar padam. Baik di SMPN 1 maupun SMPN 2 juga sedang dipasang garis polisi.

"Setelah tangki datang, api baru bisa dipadamkan. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada petugas damkar dan pihak kepolisian yang berhasil memadamkan api," ungkapnya. (tom)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved