Manuver Partai Gerindra
Fadli Zon Rancang Pertemuan dengan Prabowo Subianto, Gerindra Manuver Dekati Rizieq Shihab, Ada Apa?
Strategi Partai Gerindra ini terbukti mujarab untuk menaikkan elektabilitas partai pimpinan Prabowo Subianto ini.
POS KUPANG, COM - Meski pertarungan tahun 2024 masih beberapa tahun lagi, namun Partai Gerindra terus melakukan manuver untuk menaikkan elektoralnya. Satu di antara yang dilakukan adalah tetap mendekati Imam Besar FPI, Rizieq Shihab.
Strategi Partai Gerindra ini terbukti mujarab untuk menaikkan elektabilitas partai pimpinan Prabowo Subianto ini.
Fadli Zon dan Gerindra Berseberangan Soal UU Cipta Kerja, (Kolase Tribun Manado/ Foto: Istimewa)
Tampak Politisi Partai Gerindra Fadli Zon mendatangi kediaman Imam Besar FPI, Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2020).
Saat bertemu dengan awak media, Fadli menyebut ada kemungkinan pertemuan antara Rizieq Shihab dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
"Saya belum sempet tanya beliau. Ya nanti ada lah," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (13/11/2020).
Anggota DPR RI itu mengaku datang sendiri ke kediaman Rizieq Shihab.
Ia ingin bersilaturahmi dengan pemimpin FPI itu setelah tiba di Indonesia.
"Dalam rangka silaturahim, ikut berbahagia, bergembira atas kedatangan kembali Habib Rizieq di kediaman di Indonesia," kata dia.
Politisi Partai Gerindra Fadli Zon mendatangi kediaman Imam Besar FPI, Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2020).
Selain silaturahmi, Fadli Zon juga ingin menanyakan soal kepulangan Rizieq Shihab yang disebut ada hambatan.
"Ini menyambung silaturahim sekaligus mencari tahu juga berbagai informasi yang berkembang di media massa tentang ada upaya-upaya menghambat kepulangan beliau," ungkapnya.
"Saya mau melihat juga perjanjian dengan BIN (Badan Intelijen Negara), perjanjian apa itu," jelas dia.
Fadli menambahkan, sebelumnya ia sempat beberapa kali bertemu Rizieq Shihab saat berada di Mekah.
"Saya sempat mungkin lima enam kali ketemu dalam kesempatan haji dan umrah."
"Sepanjang tiga tahun beliau berada di Mekah," tambah dia.