Kanal

Cegah Virus Corona, Pengawasan di PLBN Motaain Masih Seperti Biasanya

Personel Pos Motaain Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ bersama petugas Karantina melakukan pengawasan viruscorona melalui alat scan tubuh di PLBN Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu, Sabtu (25/1/2020).

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pos Lintas Batas Negara Motaain ( PLBN Motaain), Kabupaten Belu, Provinsi NTT telah melakukan berbagai langkah pencegahan penyebaran virus corona melalui PLBN Motaain.

Pengawasan yang dilakukan masih seperti biasanya, baik oleh Karantina Kesehatan maupun Imigrasi. Sampai saat ini belum ada pelintas batas yang terindikasi virus corona.

Hal itu disampaika Pelaksana Tugas (Plt) Administrator PLBN Motaain, Engelberthus Klau, S.IP, M.Si kepada POS-KUPANG.COM, saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2020).

Pemerintah Perlu Terapkan Kewaspadaan Dini

Menurut Angel, pengawasan di PLBN Motaain terkait pencegahan virus corona masih seperti biasanya. Belum ada petunjuk baru di pimpinan tingkat atas mengenai pencegahan virus corona pasca adanya informasi dua warga Indonesia yang positif corona.

"Pengawasan masih seperti biasa. Prinsipnya setiap pelintas yang datang akan dilakukan skrinning oleh petugas kesehatan dan dari imigrasi melakukan pengecekan riwayat perjalanan pelintas. Dan sampai saat ini, kita dari sini belum ada ditemukan pelintas yang terindikasi virus corona," jelas Engel.

Ketua TPK Desa Uitao, Semau Jadi Tersangka dan Kini Ditahan Polisi

Engel menjelaskan, pengawasan yang dilakukan di PLBN Motaain yakni, pertama, melakukan pengawasan terhadap semua Pelintas yang datang dari Negara Timor Leste agar mendapatkan skrinning menggunakan kamera pemindai suhu tubuh dan surveylans syndrom oleh petugas Karantina Kesehatan di ruang kedatangan gedung utama.

Dari pihak imigrasi akan melakukan pengecekan riwayat perjalan pelintas batas. Apabila ditemukan pelintas yang memiliki riwayat perjalanan dari negara-negara yang terinveksi virus corona, maka Petugas Karantina Kesehatan akan menerbitkan kartu Kewaspadaan Kesehatan bagi pelintas tersebut.

Koordinator Karantina Kesehatan wilayah PLBN Motaain dr. Ewalde Ratrigis yang dikonformasi POS-KUPANG.COM, Senin (2/3/2020) mengatakan, sampai saat ini belum ada pelintas yang terdeteksi virus corona.

"Untuk kita di PLBN Motaain belum ada yang terdekteksi virus corona", katanya.

Lebih lanjut, Ewalde mengungkapkan, setiap pelintas yang datang dari luar negeri akan dilakukan anamnesa atau pemeriksaan awal oleh petugas.

"Setiap pilintas yang datang dari luar negeri atau WNA, misalnya dari Polandia atau negara-negara yang masuk dalam daftar negara terjangkit, kita amanmese (periksa). Terus kita beri kartu HAC atau Health Alert Card untuk melakukan kontrol di fasilitas kesehatan", tutur Awalde.

Selama ini sudah hampir puluhan pelintas yang mendapatkan kartu HAC yang diberikan petugas.

"Hampir tiap hari ada. Diperkirakan sehari satu, kadang empat. Jumlahnya belum sampai seratus", akui Ewalde. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang

Berita Populer