Kamis, 23 April 2026

Belu Terkini 

Kinerja 2025: Imigrasi Atambua Terbitkan 7.849 Dokumen Perjalanan dan Lampaui Target PNBP

Ia menjelaskan sesuai kebijakan nasional, penerbitan paspor non-elektronik dihentikan per September 2025.

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
EVALUASI KINERJA - Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Putu Agus Eka Putra (kanan) didampingi Plt Kasi Tikim Abraham Jordan Ouw saat konferensi pers evaluasi kinerja Januari-November 2025 di Kantor Imigrasi Atambua, Rabu (3/12/2025) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua sejak Januari hingga November 2025 menerbitkan 7.849 dokumen perjalanan RI
  • Penerbitan paspor 7.255 dan pas lintas batas 594
  • Kantor Imigrasi Atambua juga mencatat 2.886 permohonan visa

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua mencatat kinerja positif sepanjang Januari hingga November 2025, dengan total penerbitan 7.849 Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (DPRI), terdiri dari 7.255 paspor dan 594 Pas Lintas Batas (PLB). 

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Putu Agus Eka Putra, didampingi Plt Kasi Tikim Abraham Jordan Ouw dalam konferensi pers evaluasi kinerja di Kantor Imigrasi Atambua, Rabu (3/12/2025) sore. 

Putu Agus menyampaikan penerbitan paspor didominasi paspor elektronik.

“Hingga akhir November 2025, kami telah menerbitkan 3.039 paspor non-elektronik dan 4.216 paspor elektronik,” ujarnya.

Ia menjelaskan sesuai kebijakan nasional, penerbitan paspor non-elektronik dihentikan per September 2025.

Baca juga: Imigrasi Atambua Terus Lakukan Penyidikan Kasus Pelarian WNA Asal Bangladesh

Namun demikian, Imigrasi Atambua masih menerbitkan 318 paspor non-elektronik melalui diskresi untuk memudahkan masyarakat perbatasan. 

“Diskresi ini diberikan semata-mata untuk membantu warga kita di wilayah perbatasan, dengan biaya PNBP sebesar Rp 350.000 per paspor,” tegasnya.

Selain layanan paspor, Kantor Imigrasi Atambua juga mencatat peningkatan layanan izin tinggal dan visa. Sepanjang Januari-November 2025, terdapat 2.886 permohonan visa.

“Pelayanan visa didominasi oleh Visa on Arrival (VoA) sebanyak 2.858 pemohon. Kami juga melayani satu pemohon golden visa yang merupakan program premium pemerintah untuk mendorong investasi,” jelas Putu Agus.

Dari sisi pengelolaan anggaran, kinerja Imigrasi Atambua juga menunjukkan tren positif. Realisasi anggaran telah mencapai 91,90 persen dari pagu Rp 14,4 miliar. Total realisasi hingga November senilai Rp 13,3 miliar.

“Sisa pagu sekitar Rp 1,1 miliar disebabkan beberapa kegiatan yang pembayarannya dilakukan berdasarkan data riil bulanan, seperti gaji, tunjangan kinerja, uang makan, dan perjalanan dinas,” ungkapnya.

Sementara kontribusi terhadap penerimaan negara juga meningkat signifikan. Pada November 2025, setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp 597.188.038, atau naik 11 persen dibandingkan Oktober. Kenaikan ini terdorong oleh meningkatnya volume layanan serta penegakan hukum keimigrasian.

Secara akumulatif, sejak Januari hingga November 2025, PNBP Imigrasi Atambua mencapai Rp 6,6 miliar. Angka ini telah melampaui target tahunan sebesar Rp 4,2 miliar bahkan sebelum memasuki Desember.

“Ini adalah capaian yang patut diapresiasi. Kontribusi PNBP terbesar berasal dari pendapatan paspor sebesar Rp 4 miliar, disusul pendapatan visa Rp 1,7 miliar, dan sisanya dari layanan keimigrasian lainnya,” tutup Putu Agus. (gus) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved