Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 7 Agustus 2025 Petrus Pemilik Iman Otentik pada Tuhan Yesus

Maka tanggung jawab keselamatan  umat yang percaya kepada Yesus diberikan sepenuhnya kepadanya.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
RENUNGAN KATOLIK- Renungan Harian Katolik Kamis 7 Agustus 2025 dari Pater Fransiskus Funan Banusu SVD 

Oleh : Pater Fransiskus Funan Banusu SVD

POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik Kamis 7 Agustus 2025 Pater Fransiskus Funan Banusu SVD merujuk pada Bacaan I: (Bil 20:1-13; Mzm 95:1-2.6-7.8-9; Mat 16:13-23).

Yesus bertanya, "Apa katamu? Siapkah Aku ini?" Petrus menjawab, "Engkau Mesias, Putra Allah yang hidup." (Mat 16:15-16).

Ketika tiba di daerah Kaisarea, Yesus membuat ujian tentang Diri-Nya kepada para murid-Nya. Petrus menjawab, "Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup!" 

Jawaban Petrus ini, tentu berdasarkan iman dan pengalaman pribadi yang sangat mendalam dengan Tuhan. Yesus Sang Anak Allah, yang tahu segala sesuatu setuju dengan dengan jawaban Petrus itu. 

Maka Ia pun berkata kepadanya, "Berbahagialah engkau, Simon anak Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku di Surga." (Mat 16:17). 

Baca juga: Renungan Katolik Jumat 14 Maret 2025, "Hiduplah Dalam Kebaikan"

Karena imannya kokoh pada Sang Anak Allah, maka Allah Bapa sendirilah yang menegaskan indentitas Putra-Nya sebagai Mesias terjanji kepada dunia melalui mulut Petrus. 

Maka tanggung jawab keselamatan  umat yang percaya kepada Yesus diberikan sepenuhnya kepadanya. Tanggung jawab ini berlanjut kepada para penggantinya. 

"Engkaulah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan jemaat-Ku, dan alam maut takkan menguasainya." (Mat 16:18). Dan benar bahwa Gereja/umat Allah dan para pengganti Petrus (para paus di Roma) tetap ada hingga kini dan selamanya. 

Janji ini abadi, kekuatan duniawi mana pun (alam maut) tidak bisa menguasainya. Musa yang memiliki iman personal dengan Tuhan, selalu menjalankan kehendak-Nya tanpa keraguan sedikit pun. 

Maka bersama bangsa Israel yang ia pimpin,  ketika melintasi padang gurun Zin saat kehausan (manusia dan ternak) karena ketiadaan air, mereka protes kepada Musa. Tuhan menunjukkan kuasa-Nya melalui tongkat Musa dengan memberi air segar kepada mereka (Bil 20:11). 

Baca juga: Renungan Katolik Selasa 3 Januari 2023, Lihatlah Anak Domba Allah

Iman yang personal dengan Tuhan selalu saja ada keajaiban yang terjadi dalam hidup. Syaratnya seperti yang Pemazmur madahkan dalam pujiannya, "Pada hari ini, kalau kamu mendengar suara-Nya, janganlah bertegar hati seperti di Meriba, seperti waktu berada di Masa di padang gurun, ketika nenek moyangmu mencobai Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku." (Mzm 95:8-9). 

Ketegaran hati membutakan mata iman untuk melihat perbuatan kasih Tuhan yang ajaib dalam hidup. Hati keras dan tegar kita singkirkan agar iman bertumbuh dan berkembang secara leluasa dalam pribadi kita melalui pengalaman rohani yang mengagumkan dalam kebersamaan dengan sesama kita. 

Kasih Yesus itu amat sangat luar biasa bagi manusia. Kita berani andalkan Dia dan coba saksikan keajaiban yang akan terjadi dalam hidup kita. 

Dekati Tuhan setiap hari (dengarkan sabda-Nya dalam Ekaristi harian, Baca Kitab Suci) seperti Musa dan Petrus. Mantapkan imanmu secara pribadi dan Ijinkanlah Tuhan buat sesuatu kepada sesama melalui dirimu. 

Selamat beraktivitas hari. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Kamis/Pekan Biasa XVIII/C/I, 070825).(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved