Sikka Terkini
Dirut PDAM Sikka Buka Suara Soal Dugaan Proyek Air Bersih Mangkrak di Desa Habi
Fransiskus dengan tegas menyatakan, PDAM Sikka tidak pernah melaksanakan kegiatan swakelola di Desa Habi pada tahun 2024
Sementara, Dinas PU dikabarkan telah berjanji untuk menganggarkan dana penambahan SR, namun belum terealisasi.
Frans mengusulkan agar seluruh aset desa dan PAMSIMAS diserahkan ke PDAM agar bisa dikoneksikan ke sistem jaringan air minum.
Baca juga: Selidiki Proyek Air Bersih Rp 8,8 Miliar di Adonara Flores Timur, Jaksa Periksa 10 Saksi
Ia juga meminta masyarakat mendaftarkan diri sebagai pelanggan PDAM secara mandiri, karena perusahaan tidak memiliki anggaran untuk pemasangan SR gratis.
“Solusinya adalah aset-aset dari PAMSIMAS dan desa harus diserahkan agar bisa dikoneksi. Masyarakat yang ingin menikmati air bersih bisa mendaftar sebagai pelanggan PDAM secara mandiri. Kami tidak punya dana untuk pemasangan gratis,” ungkapnya.
Pihaknya telah menyampaikan usulan ini kepada pemerintah dan melakukan komunikasi dengan anggota DPRD dari Dapil Sikka II, namun tetap terbentur kendala anggaran.
Menanggapi isu yang mengaitkan namanya dengan kontraktor proyek karena kesamaan nama belakang, Fransiskus membantah keras tudingan tersebut.
“Saya malah kaget kalau dikaitkan dengan kontraktor proyek itu, apalagi hanya karena kesamaan nama belakang. Kenal, ya, tapi terlibat dalam proyek itu, saya sangat-sangat tidak pernah,” tandasnya.
Proyek air bersih di Desa Habi belum berfungsi optimal karena belum tersedianya sambungan rumah dan belum ada penyerahan aset perpipaan ke PDAM.
Fransiskus Laka menegaskan PDAM tidak mengerjakan proyek swakelola, serta membantah keterlibatan pribadi dalam proyek yang disebut mangkrak.(bet)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bak-penampung-air-di-wilayah-Desa-Habi.jpg)