Rabu, 15 April 2026

Malaka Terkini

Pemprov NTT akan Perbaiki Jalan Welaus-Kusa Malaka, Warga Bersyukur

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, kontrak proyek peningkatan ruas jalan SP. Welaus – Kusa

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
Kondisi ruas jalan Welaus – Kusa Malaka (batas Kabupaten Belu). Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, kontrak proyek peningkatan ruas jalan SP. Welaus – Kusa (batas Kabupaten Belu) telah resmi diteken pada 25 Juli 2025. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Setelah bertahun-tahun melewati jalanan bergelombang, berbatu, dan berlumpur saat musim hujan, masyarakat Kabupaten Malaka akhirnya mendapatkan kabar baik dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, kontrak proyek peningkatan ruas jalan SP. Welaus – Kusa (batas Kabupaten Belu) telah resmi diteken pada 25 Juli 2025.

Nilai kontrak tercatat sebesar Rp 6.323.903.300,00 yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan Dana Spesifik Grant (SG) Tahun Anggaran 2025.

Berdasarkan informasi pada papan proyek peningkatan jalan Welaus-Kusa tersebut, proyek ini akan dilaksanakan oleh PT Kreatif Timor Mandiri sebagai kontraktor pelaksana, dengan pengawasan dari Saba Consult selaku konsultan. Waktu pelaksanaan ditargetkan selama 120 hari kalender.

Yohanes Fouk, seorang pengendara yang sering melintasi jalur tersebut, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat Kabupaten Malaka.

"Jarak dari Kusa ke Welaus ini cukup jauh. Saat melewatinya, kita butuh waktu dua sampai tiga jam untuk tiba di Betun atau sebaliknya. Apalagi kalau hujan, di beberapa titik jalan ini ibarat kolam lumpur, tanjakan tajam berlubang dan juga licin. Saat tidak hujan saja, masih setengah mati karena jalan bergelombang, penuh lubang dan bebatuan lepas di mana-mana. Bahkan sering kali banyak kecelakan terjadi akibat kondisi jalan yang memprihatinkan ini," ujar Yohanes kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (2/8/2025).

Baca juga: Petani Desa Raimataus Minta Pemkab Malaka Atasi Masalah Irigasi yang Kering

Senada dengan itu, Petrus, warga lainnya, juga menyampaikan rasa syukur atas kebijakan Pemprov NTT yang dinilai tepat sasaran.

"Jalan ini akses utama penghubung antara Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu. Kami sebagai pengguna jalan sangat bersyukur, karena keluhan kami selama ini akhirnya terjawab," kata Petrus.

Mereka juga berharap agar pelaksanaan proyek ini dikerjakan secara profesional agar hasilnya benar-benar berkualitas dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat pengguna jalan. (ito)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved