Jumat, 15 Mei 2026

Manggarai Timur Terkini

Sungai Pina Rangkat Manggarai Timur Dilanda Banjir, Anak Sekolah Diliburkan 

Evaristus mengatakan, para pelajar ini diliburkan karena tidak bisa menyeberangi sungai Pina Rangkat yang sedang terjadi banjir besar.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Jembatan di Sungai Pina Rangkat tertutup banjir. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Anak-anak sekolah dari SDI Nanga Lanang dan SMP Satap Nanga Lanang, terpaksa diliburkan karena terjadi banjir bandang di sungai Pina Rangkat, Kampung Nanga Lanang, Desa Bea Ngencung, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa 29 Juli 2025 kemarin. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Bea Ngencung, Evaristus Indrano kepada POS-KUPANG.COM melalui pesan WhatsApp, Rabu 30 Juli 2025.

Evaristus mengatakan, para pelajar ini diliburkan karena tidak bisa menyeberangi sungai Pina Rangkat yang sedang terjadi banjir besar.

Sedangkan jembatan Pina Rangkat yang menghubungkan ruas jalan Purang Mese-Wae Care sudah rusak berat sehingga banjir meluap dan menutupi jembatan itu sehingga kesulitan anak-anak bersama para guru untuk menyeberang. 

"Cerita sedih. Anak sekolah diliburkan gara-gara banjir kali Pina rangkat. SDI Nangalanang dan SLTP Satap Nangalanang," ujarnya. 

Evaristus juga mengatakan, terkait kerusakan jalan itu, masyarakat bersama Pemerintah Desa Bea Ngencung sudah mengusulkan ke Pemerintah Kabupaten termasuk DPRD. Dan berdasarkan koordinasi dirinya bersama anggota DPRD dan Dinas PUPR pada Tahun anggaran 2025 ini akan dikerjakan. 

Baca juga: Pengelola BUMDes dari 13 Desa di Elar Selatan, Manggarai Timur Diberi Penguatan Kapasitas

"Dari Dinas PU dan anggota dewan mengatakan sudah siap dibangun tahun ini," ujarnya. 

Pantauan POS-KUPANG.COM, terlihat jembatan ini dibangun menggunakan campuran semen dan beton. Namun terlihat sisi bagian kiri dan kanan sudah jebol, bahakan di sebagiannya sudah turun, sehingga untuk bisa lewat sepeda motor warga cor semen seukuran kendaraan sepeda motor melintas. 

Terlihat kendaraan sepeda motor yang melintas di jalan itu juga pengendara harus menurunkan penumpang untuk jalan kaki agar bisa melewati jembatan itu dengan selamat, apalagi di sisi kiri dan kanan jembatan itu terdapat air muara yang cukup dalam. 

Sedangkan kendaraan mobil juga terlihat bisa melintas, namun kesulitan karena terlihat kandas. Pada bagian kolong jembatan ini hanya terlihat sedikit lubang sebagian besar sudah tertutup material, sehingga jika terjadi banjir, maka air akan meluap melewati badan jembatan itu. (rob)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved