Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 24 Juli 2025, "Orang yang Dekat dengan Allah: Memberi dan Melayani"

Ia melayani dan memberi dengan tulus. Hidup yang berguna bagi sesama terjadi  dalam semangat memberi dan melayani.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Pater Fransiskus Funan Banusu SVD 

Renungan Harian Katolik
Kamis 24 Juli 2025
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
ORANG YANG DEKAT DENGAN ALLAH: MEMBERI DAN MELAYANI
(Kel 19:1-2.9-11.16-20; Mzm T.Dan 3:52-56; Mat 13:10-17).

"Itulah sebabnya Aku mengajar mereka dengan perumpamaan, karena biarpun melihat, mereka tidak tahu, dan biarpun mendengar, mereka tidak menangkap dan tidak mengerti." (Mat 13:13). Yesus selalu berjalan keliling dan mengajar.

Ia melayani dan memberi dengan tulus. Hidup yang berguna bagi sesama terjadi  dalam semangat memberi dan melayani.

Allah dalam Diri Kristus datang menjumpai kita memberi dan melayani tanpa pamrih. Dslam hal pelayanan ini Yesus memberi sampai tanpa sisa. Ia mengajar menggunakan perumpamaan agar pendengar-Nya mengerti, percaya lalu diselamatkan.

Ia amat prihatin dengan orang-orang kecil yang selalu ada di hati-Nya. Kendatipun demikian, kebebasan selalu Ia beri untuk mengambil keputusan entah mau ikut Dia atau memilih jalan lain. Mari mendekat pada Yesus. Kita buka diri seluas-seluasnya bagi Dia sebab keselamatan tidak mungkin terjadi di luar Diri Tuhan Yesus. Apa yang Yesus buat itu pula yang Allah Bapa-Nya kehendaki.

Seperti Musa yang amat dekat dengan Allah dan bisa bercakap langsung dengan-Nya. Melalui tanda tanda alam seperti awan tebal, guntur kilat dan nyala api, Allah berjumpa dengan Musa. Ia tetap rendah hati dan hanya melakukan apa yang Allah mau ia buat.

"Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu fajar  guntur gemuruh dan kilat menyala-nyala.

 Awan tebal meliputi gunung, dan terdengarlah bunyi sangkakala yang sangat keras, sehingga gemetarlah seluruh bangsa di dalam perkemahan." (Kel 19:16).

Allah lalu memanggil Musa ke puncak gunung Sinai dan Musa pun naik ke atas puncak itu. Inilah orang yang selalu dekat dan bisa berkomunikasi langsung dengan Tuhan.

Maka Pemazmur menanggapi dalam madah pujiannya, "Kepadamulah pujian selama segala abad. Terpujilah nama-Mu yang mulia dan kudus." (Mzm T.Dan 3:53).

Tuhan mengundang kita untuk berjuang memberi dan melayani dengan tulus. Kualitas hidup dan mutu setiap umat beriman pengikut Tuhan Yesus, ikut mengambil bagian dalam semangat pelayanan Tuhan.

Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Kamis/Pekan Biasa XVI/C/I, 240725)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved