KKB Papua

KKB Aniaya Tukang Ojek di Pegunungan Wanwi Hingga Tewas

Penyerangan dan penganiayaan ini diduga dilakukan oleh KKB yang selama ini beroperasi di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM/DOK SATGAS OPERASI DAMAI CARTENZ
ILUSTRASI KORBAN KKB - Salah satu korban warga sipil dari KKB di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (18/6/2025). Sementara itu, satu warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek juga tewas dianiaya di Kabupaten Puncak. 

POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB Papua) diduga kembali menewaskan warga sipil di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Kepala Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, anggota KKB Papua diduga melakukan pembacokan terhadap seorang tukang ojek bernama Syafaruddin di kawasan pegunungan, Distrik Wanwi pada Sabtu (12/7/2025) lalu.

Akibat penganiayaan itu, Syafrudin tewas. 

Dia mengatakan, peristiwa penyerangan dan penganiayaan ini diduga dilakukan oleh KKB yang selama ini beroperasi di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.  

"Ia benar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (tewas) lantaran mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh KKB," jelasnya dikutip dari Kompas.com, Kamis (17/7/2025). 

Menurut Faizal, informasi ini bermula dari laporan masyarakat pada Sabtu (12/7/2025) di SPKT Polres Puncak Jaya sehingga Polres Puncak Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz dan pihak TNI merespons dan melakukan pencarian serta evakuasi terhadap korban pada pukul 14.25 WIT.

"Dengan medan yang sulit, aparat Satgas Operasi Damai Cartenz bersama dengan Polres Puncak Jaya dan TNI telah berhasil menjangkau korban dengan menempuh jalur darat," ujarnya.

Baca juga: Dua Pria Diamankan di Pelabuhan Jayapura, Diduga Jaringan KKB Papua

Jenderal bintang satu ini menyatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat, sebelumnya korban diketahui terakhir terlihat pada Jumat (11/7/2025). Kemudian pada Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 11.45 WIT korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.  

"Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga tewas akibat penganiayaan menggunakan senjata tajam," ujarnya.

Dia menyatakan, jenazah korban telah dievakuasi oleh aparat TNI-Polri ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulai, Kabupaten Puncak Jaya.

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat di Papua," ujar Faizal.

Penyerang guru dan nakes ditangkap

Sementara itu, delapan anggota KKB Papua yang diduga melakukan penyerangan terhadap guru dan tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, ditangkap aparat pada Jumat (11/7/2025).

Penyerangan itu terjadi pada 21-22 Maret 2025 dan mengakibatkan seorang guru bernama Rosalia Rerek Sogen meninggal dunia. 

Brigjen Pol Faizal Ramadhani membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap delapan anggota KKB yang diduga sebagai pelaku penyerangan terhadap guru dan nakes di Yahukimo.  

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved