Sumba Barat Daya Terkini
Bupati SBD Minta Orangtua Proaktif Pacu Anak Agar Sekolah
Orangtua tidak boleh pasrah mengikuti keinginan anak-anak untuk tidak masuk sekolah atau tidak mau sekolah dengan alasan tertentu.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Sipri Seko
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T meminta seluruh orangtua tidak boleh pasrah mengikuti keinginan anak-anak untuk tidak masuk sekolah atau tidak mau sekolah dengan alasan tertentu.
"Sebagai orangtua, kita harus proaktif mengajarkan anak-anak akan pentingnya bersekolah. Setiap orangtua harus bertanggungjawab penuh terhadap masa depan pendidikan anaknya. Karenanya, setiap hari orang harus mempersiapkan anak dengan baik dan memastikan anak-anak pergi sekolah, pulang sekolah, istirahat dan belajar dengan baik di rumah," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi bersama yakni pemerintah dan orangtua serta elemen masyarakat lainnya.
Menurutnya, keberlangsungan pendidikan anak-anak daerah ini tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Orangtua, ujarnya, memiliki peran sentral menyekolahkan anak--anaknya. Orang tua harus proaktif mendorong pendidikan anak.
Karena itu, ke depan, pemerintah akan terus mendorong orang tua agar mengajarkan anak-anaknya sekolah demi masa depan anak lebih baik.
Pemerintah juga akan bekerjasama dengan PKK kecamatan dan desa untuk melakukan pendataan kepala keluarga (KK). Dari pendataan KK itu, akan diperoleh angka jumlah anak, jumlah anak berusia sekolah, putus sekolah, tidak sekolah dan lain-lain. Dengan demikian akan diperoleh data riil anak-anak sekolah, putus dan tidak sekolah yang valid.
Ia menambahkan, Pemerintah Sumba Barat Daya memastikan ke depan semua anak-anak Sumba Barat Daya harus bersekolah dan mendapatkan layanan pendidikan yang baik. (pet)
Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS
| Stok BBM Terbatas, Antrean Kendaraan Kembali Padati SPBU Radamata Sumba Barat Daya |
|
|---|
| Tiga Bulan Uji Coba, Pemkab SBD Resmi Berlakukan Fingerprint, ASN Terancam Sanksi Tegas |
|
|---|
| Harga Eceran Pertalite di Kabupaten Sumba Barat Daya Masih Tinggi, Meski Persediaan BBM Normal |
|
|---|
| Stok BBM Kosong, Harga Eceran Pertalite di Kabupaten Sumba Barat Daya Rp 20.000 Per Botol |
|
|---|
| Stunting SBD Sebesar Rp 38,7 Persen, Pemerintah Dorong Desa Tetapkan Alokasikan Anggaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Politisi-Nasdem-Ratu-Wulla-mengundurkan-diri.jpg)