Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 9 Juli 2025, "Bagi yang Lelah dan Terlantar, Yesus Tak Lelah Bekerja"
Mereka yang tampak terlantar Ia rangkul dengan kasih-Nya yang tak terbatas. Ia menjelajah semua tempat dan tiada pernah lelah dalam mengasihi manusia
Renungan Harian Katolik
Rabu, 9 Juli 2025
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
BAGI YANG LELAH DAN TERLANTAR, YESUS TAK LELAH BEKERJA
(Kej 32:22-32; Mzm 17:1.2-3.6-7.8b.15; Mat 9:32-38)
"Melihat orang banyak itu tergeraah hati Yesus oleh belas kasih kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala." (Mat 9:36). Kasih Yesus bagi manusia amat sangat luar biasa, bahkan melebihi batas-batas kemanusiaan kita.
Ia membuka diri menerima siapa saja untuk disembuhkan dan diselamatkan. Orang-orang yang lelah memikul beban-beban berat hidupnya Ia tolong.
Mereka yang tampak terlantar Ia rangkul dengan kasih-Nya yang tak terbatas. Ia menjelajah semua tempat dan tiada pernah lelah dalam mengasihi manusia yang lemah dan berdosa.
"Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan mewartakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan." (Mat 9:35).
Belas kasih Yesus tertuju pada kita yang tampak lesu, lelah dan tak berdaya menatang hidup yang penuh dengan aneka kerumitan. Kita ingat bahwa dalam kondisi hidup yang berat, Yesus tak lelah bekerja untuk menyelamatkan kita.
Bagi siapa pun yang berjuang datang, ia pasti tidak dikecewakan oleh Tuhan. Yakub berjuang keras untuk memperoleh berkat Allah.
Ia tidak menyerah. Ia malah bergulat hingga pangkal pahanya tergeser. Inilah tekadnya, "Aku tidak akan membiarkan dikau pergi, jika jika engkau tidak memberkati aku." (Kej 32:26). Karena pergulatan hebat tanpa lelah nama Yakub pun berganti Israel yang berarti sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang (Kej 32:28).
Tempat ia bergulat diberi nama Pniel, sebab katanya, "Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi aku tetap hidup." (Kej 32:29).
Pemazmur memohon dalam madah pujiannya, "Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu.
Dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu." (Mzm 17:8b.15).
Yakub bergulat mendapat berkat Allah hingga berganti nama Israel. Kita pun bergumul merindukan berkat dan perlibdungan Allah bagi hidup kita.
Manusia beriman tetap nekat bergulat, berjuang menembus kuasa kegelapan setan untuk datang dan menjumpai Yesus, untuk mendapat belas kasih-Nya dan menjadi selamat. Yesus pun tergerak oleh belas kasih-Nya dan tidak berhenti bekerja untuk keselamatan kita domba-domba-Nya.
Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF, Arso Kota, Selasa /Pekan Biasa XIV/C, 080725)
Renungan Harian Katolik Minggu 31 Agustus 2025: Lupa diri dan Hormat yang Sejati |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Baik dan Setia" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Setia dengan Perkara Kecil" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Optimis Dalam Hidup: Sukses Ada di Tanganmu" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Jumat 29 Agustus 2025, "Kenapa Dendam Tetap Tersimpan di Hati?" |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.