Kamis, 14 Mei 2026

KKB Papua

43 Orang Meninggal Selama Aksi KKB Papua dalam 6 Bulan Terakhir

Tak hanya korban meninggal dunia, jenderal bintang dua ini menambahkan bahwa aksi KKB selama enam bulan.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM/Satgas Damai Cartenz
EVAKUASI JENAZAH - Operasi gabungan Satgas Damai Cartenz dan Satgas TNI mengevakuasi dua penambang emas korban penembakan KKB Papua ke Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (10/4/2025). 

POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Selama Januari hingga Juni 2025 terdapat 101 insiden yang melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah hukum Polda Papua. 

Hal tersebut berdasarkan catatan Kepolisian Daerah (Polda) Papua.

“Selama semester I 2025 ini kami catat ada 101 insiden yang terjadi di Papua akibat aksi KKB,” ungkap Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Patrige Rudolf Renwarin dikutip dari Kompas.com, Jumat (4/7/2025). 

Menurut Patrige, aksi bersenjata yang dilakukan oleh KKB di wilayah Papua selama Januari-Juni 2025 membuat puluhan warga sipil dan aparat penegak hukum, baik TNI-Polri menjadi korban atas peristiwa tersebut.

“Aksi kriminal bersenjata yang dilakukan oleh KKB mengakibatkan 43 orang meninggal dunia, di antaranya 37 masyarakat (warga sipil), 4 personel Polri dan 2 anggota TNI,” jelasnya.

Tak hanya korban meninggal dunia, jenderal bintang dua ini menambahkan bahwa aksi KKB selama enam bulan ini menyebabkan puluhan warga sipil dan anggota TNI-Polri mengalami luka-luka.

“Kami catat ada 47 korban luka-luka yang terdiri dari warga masyarakat dan aparat TNI-Polri,” ujar Patrige.

Sementara itu, berdasarkan data Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Wilayah Papua, selama Januari-Juni 2025 ada 40 kasus kekerasan yang terjadi di Papua.

Ketua Komnas HAM Wilayah Papua, Frits Ramandey menyebutkan bahwa dari 40 kasus tersebut, peristiwa kontak senjata dan penembakan mendominasi dengan total 27 kasus.

Selain itu, terdapat 11 kasus penganiayaan dan 1 kasus pengrusakan dan 1 kasus kerusuhan.  

Komnas HAM Papua menyebutkan bahwa Kabupaten Yahukimo di Papua Pegunungan menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 8 kasus.

Diikuti oleh Kabupaten Intan Jaya di Papua Tengah 7 kasus dan Kota Jayapura 5 Kasus. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved