Kota Kupang Terkini

Wali Kota Kupang Launching Kelurahan Naikoten 1 Sebagai Kelurahan Ramah Disabilitas

Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Walikota Kupang, Serena Francis, melaunching Kelurahan Naikoten 1, jadi Kelurahan Ramah Disabilitas.

|
POS-KUPANG.COM/ALEXSANDRO NOVALIANO DEMON PAKU
LAUNCHING - Walikota Kupang Launching Kelurahan Naikoten 1 Sebagai Kelurahan Ramah Disabilitas, Bertempat di Kantor Lurah Naikoten 1,Kota Kupang, Senin (30/6/2025) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Alexandro Novaliano Demon Paku. 


POS-KUPANG.COM, KUPANG - Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Walikota Kupang, Serena Francis, melaunching Kelurahan Naikoten 1, Kota Kupang sebagai Kelurahan Ramah Disabilitas di Kantor Lurah Naikoten 1, Senin (30/6).

Turut hadir pada kegiatan ini, Wakil Walikota Kupang, Ketua DPRD, Anggota DPRD, Direktur GARAMIN NTT, Ketua Kelompok Disabilitas Kasih, organiasi perangkat daerah, camat, Kapolsek, lurah, dan Karang Taruna. 

Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutanya, menyampaikan rasa bangga dan merasa terhormat atas kehadirannya di Kantor Lurah Naikoten 1. Sebab, katanya, Kota Kupang memiliki kelurahan yang menjadi contoh dan pilot project untuk kelurahan-kelurahan lain atas pelayanan kepada kelompok disabilitas

"Hari ini bukan sekedar seremoni tetapi merupakan tonggak sejarah, bukti kerja nyata bahwa komitmen Pemerintah Kota Kupang menghadirkan Kota Kupang sebagai rumah bersama atau frasa rumah bersama, baik untuk orang tua, lansia, anak-anak, perempuan, itu artinya frasa rumah bersama, bahkan bagi teman-teman yang disabilitas, " ungkapnya. 

Ia mengatakan, inklusi bukan tentang belas kasihan, melainkan pemberian hak-hak dan cara pandang, yakni hak-hak mereka untuk didengar, hak-hak untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam berbagai hal, hak-hak untuk ikut berkontribusi bagi pembangunan Kota kupang, dan memberikan hak-hak mereka dan cara pandang dalam keberagaman. 

"Mindeset kita itu harus dirubah jangan kita takut malu, kadang kita mau mendata ada yang sembunyi, jadi pada intinya dua hal itu, yakni memberikan hak-haknya dan merubah cara pandang kita terhadap keberagaman, itu penting sekali, " imbuhnya. 

Menurut dr. Christian, ke depan untuk kegiatan Pemkot sendiri akan ada juru bicara bahasa isyarat. 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat agar dapat berpartisipasi secara bersama sama dalam menciptakan rumah bersama. 

Lurah Naikoten 1, Budi Immanuel Izac, dalam sambutannya, mengatakan, berkat kolaborasi dengan beberapa pihak dalam keterbatasan yang ada, Kelurahan Naikoten 1 berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada semua elemen masyarakat tanpa ada batasan. 

Budi mengatakan, bahwa kelurahan Naikoten 1 sebenarnya akan menjadi kelurahan Inklusi, akan tetapi karena ada banyak hal yang belum disiapkan dan dicapai, kelurahan Naikoten 1, turun satu tingkat menjadi Kelurahan Ramah Disabilitas

Ia menyampaikan, berkat kolaborasi bersama beberapa pihak, akhirnya dapat membentuk satu kelompok Disabilitas, yang dinamai kelompok Disabilitas Kasih Kelurahan Naikoten 1, yang telah ditetapkan dengan SK Lurah. 

Tak hanya itu, ia juga mengatakan, melalui Kelompok Difabel Kasih, ia berusaha untuk dapat menjangkau semua Disabilitas yang ada di Kelurahan Naikoten 1, yakni di 28 RT dan 11 RW. 

"Dalam melakukan pendataan, dari awal kita hanya miliki 32 anggota Disabilitas tapi kini menjadi 65 anggota, tapi karena pindah, meninggal dan lain lain, jadi saat ini yang ada di Naikoten 1, yang terdata ada 59 anggota disablitas, " ungkapnya. 

Menurutnya, melalui Kelompok Difabel Kasih ini, pihak kelurahan berhasil mengurus beberapa anggota disabilitas, yang sama sekali belum memiliki kartu keluarga, dan KTP Elektronik. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved