AFP Gelar Kursus Wasit Futsal Level 1 Nasional, Dorong Kesiapan NTT Hadapi PON

“Sebagai tuan rumah, masa wasit di PON nanti tidak ada orang NTT?” ujar Jimmi retoris. Ini untuk persiapan jadi tuan rumah PON 2028.

Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/EUGENIUS SUBU BORO
KURSUS WASIT - Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menggelar Kursus Wasit Futsal Level 1 Nasional yang berlangsung selama sepekan, dari 1 hingga 7 Juli 2025 di Aula KONI NTT, Kota Kupang. Pengurus dan peserta foto bersama seusai pembukaan, Selasa (1/7/2028). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG —  Asosiasi Futsal Provinsi Provinsi NTT (AFP) menggelar kursus wasit futsal level 1 nasional yang berlangsung 1 hingga 7 Juli 2025 di Aula KONI Provinsi NTT, Kota Kupang. Kegiatan ini diikuti oleh 20 wasit futsal asal NTT yang ingin meningkatkan lisensi dan kualitas kepemimpinan di lapangan.

Ketua AFP NTT, Jimmi Sianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberadaan wasit berkualitas untuk menunjang kemajuan futsal di NTT. Ia menegaskan bahwa kualitas pertandingan tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet semata, namun juga pada peran penting wasit dan pelatih.

“Wasit adalah salah satu yang penting, punya atlet yang bagus belum tentu bisa membuat futsal di NTT maju. Harus dibarengi dengan wasit dan juga pelatih yang bagus,” tegas Jimmi Sianto.

Ia menambahkan bahwa salah satu alasan utama pelaksanaan kursus ini adalah untuk mempersiapkan SDM lokal dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Sebagai tuan rumah, masa wasit di PON nanti tidak ada orang NTT?” ujar Jimmi retoris.

Jimmi juga menyampaikan bahwa setelah kursus wasit ini, pihaknya akan segera menggelar Kursus Pelatih Level 1 Nasional sebagai bentuk kelanjutan dari upaya pembinaan menyeluruh. Selain itu, ia menyoroti kondisi lapangan GOR Futsal yang mulai tidak layak dan berharap ada perhatian dari pemerintah.

“Venue GOR futsal, lapangannya sudah mulai tidak rata. Kita berharap mudah-mudahan pemerintah memberikan perhatian,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua PSSI Provinsi NTT, Chris Mboeik, turut hadir dan memberikan apresiasi atas kemajuan futsal di NTT.

“Apresiasi yang besar untuk futsal NTT. Yang kali lalu sampai di semifinal PON, pencapaian itu bukan hal yang mudah,” ujar Christian.

Kursus ini menghadirkan dua instruktur nasional, yaitu Ahmad Suparman dan Muhammad Irham, yang akan memberikan materi teknis, praktik, serta pembinaan integritas kepada para peserta.

Dengan terselenggaranya kursus ini, diharapkan NTT dapat melahirkan wasit-wasit futsal bersertifikat nasional yang mampu memimpin laga di tingkat regional hingga nasional, serta mendorong suksesnya tuan rumah NTT di ajang PON 2028. (uge)

 

 


 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved