Erupsi Lewotobi
Seluruh Bandara di Flores Alami Pembatalan Penerbangan Pesawat
Erupsi dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur berdampak serius pada dunia penerbangan.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Alfons Nedabang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Erupsi dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak serius pada dunia penerbangan.
Hingga Rabu (18/6/2025) pukul 13.00 Wita, sebanyak 16 penerbangan dari Bandara El Tari Kupang ke sejumlah wilayah di Pulau Flores batal.
Sebaran abu vulkanik yang meluas mengganggu keselamatan penerbangan.
Humas PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, I Gusti Ngurah Yudi Saputra mengatakan, terdapat 16 rute penerbangan yang melakukan pembatalan keberangkatan pesawat.
"Tiga maskapai telah membatalkan penerbangannya. Wings Air membatalkan 12 penerbangan, Susi Air 2 penerbangan, dan Nam Air juga 2 penerbangan. Hingga Rabu siang ini, ada 16 jalur penerbangan yang ditutup," sebut Yudi Saputra, Rabu siang.
Rincian penerbangan yang dibatalkan meliputi, 12 penerbangan dari maskapai Wings Air dengan rute Kupang-Ende (2 kali), Ende-Kupang (2 kali), Kupang-Maumere, Maumere-Kupang, Kupang-Bajawa, Bajawa-Kupang, Kupang-Ruteng, Ruteng-Kupang, Kupang-Larantuka, dan Larantuka-Kupang.
Baca juga: BPBD Flores Timur Bawa Masker dan Data Korban Erupsi Lewotobi
Susi Air membatalkan dua penerbangan untuk rute Kupang-Sabu dan Sabu-Kupang.
Nam Air turut membatalkan dua penerbangan dengan rute Kupang-Maumere dan Maumere-Kupang.
Yudi menambahkan bahwa pihak bandara masih terus melakukan koordinasi dengan pihak maskapai maupun para kepala bandara di wilayah NTT untuk memantau dampak lanjutan.
Menurutnya, hampir seluruh bandara di wilayah Flores masih mengalami pembatalan penerbangan oleh maskapai.
Meski demikian, kata Yudi operasional penerbangan di Bandara El Tari Kupang masih berjalan normal untuk sejumlah rute, seperti, Kupang-Denpasar, Kupang-Surabaya, Kupang-Tambolaka dan Kupang-Waingapu.
"Pembatalan penerbangan ini diperkirakan hanya berlangsung hari ini. Namun, tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang jika sebaran abu vulkanik masih berlanjut hingga esok hari," ujarnya. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/I-Gusti-Ngurah-Yudi-Saputra-ok.jpg)