Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sepak Bola China Terpuruk karena Rapuh di Level Akar Rumput
Selama berlaga dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga, China hanya meraih dua kemenangan dan tujuh kekalahan.
Dia menilai, sepak bola di China tidak begitu berkembang karena kendali dari Partai Komunis yang berkuasa, sebagaimana dilansir BBC, 27 Maret 2025.
FIFA melarang campur tangan politik dalam sepak bola. Di China, keputusan-keputusan penting dalam sepak bola China tetap ditentukan oleh pejabat partai.
Asosiasi Sepak Bola China (CFA) harus memiliki otonomi hukum dan harus mandiri dari Administrasi Olahraga Umum (GAS).
Presiden CFA saat ini, Song Cai, juga merupakan Wakil Sekretaris Partai Komunis. Kinerjanya, pada gilirannya, diawasi oleh pejabat pemerintah senior di GAS.
"Semua harus dilaporkan ke atas kepada bos-bos Partai Komunis. Ini pada dasarnya berarti orang-orang yang bukan dari sepak bola yang membuat keputusan sepak bola," papar Dreyer.
Dreyer menegaskan, sepak bola harus dipupuk sejak bawah. Di sistem negara-negara sepak bola besar, liga profesionalnya berkembang dengan dukungan dari level akar rumput.
Dia menuturkan, salah satu masalah utama adalah ketidakmampuan China dalam membangun piramida sepak bola yang sehat.
Negara-negara seperti Inggris dan Brasil yang memiliki sistem liga yang luas dan mendalam, klub-klub elitenya didukung oleh tim semi-profesional dan amatir yang memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang.
Sepak bola tingkat atas di Eropa dan Amerika Selatan bahkan bermula dari jalanan dan taman di setiap kota dan desa.
"Anak-anak di sini (China) tidak tumbuh dengan bola di kaki mereka. Tanpa itu, Anda tidak akan menghasilkan talenta elite," kata Dreyer.
Di China, upaya pengembangan sepak bola dimulai di Beijing. Sistemnya berkebalikan dengan negara sepak bola besar. Klub-klub elite terpusat di kota-kota besar tanpa pondasi kuat di level akar rumput.
Pada 1990-an pemerintah mendirikan liga profesional pertama di negara tersebut. Mereka membentuk beberapa klub papan atas di kota-kota besar dan mengabaikan pengembangan akar rumput.
Hasilnya, China kekurangan pemain berbakat yang bisa bersaing di level internasional.
Statistik juga memperlihatkan bahwa meskipun China memiliki populasi 20 kali lebih banyak dari Inggris, jumlah pemain terdaftar di "Negeri Panda" jauh lebih sedikit.
Sebagai perbandingan, Inggris memiliki lebih dari 1,3 juta pemain terdaftar, sementara China hanya sekitar 100.000 pemain. Sepak bola pria China saat ini juga berada di peringkat ke-90 dunia.
| Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Optimis Masih Berpeluang Lolos ke Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Suporter Indonesia dan Keluarga dapat Perlakuan Kasar dan Diskriminatif Arab Saudi |
|
|---|
| LINK LIVE STREAMING Timnas Indonesia vs Arab Saudi Kualifikasi Piala Dunia 2026 Malam Ini |
|
|---|
| Kualifikasi Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert Optimis Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi |
|
|---|
| Kualifikasi Piala Dunia 2026 Ole Romeny Target Raih Kemenangan Lawan Arab Saudi dan Irak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ole-Romeny-selebrasi.jpg)