Selasa, 5 Mei 2026

Nelayan Rote Ditangkap di Australia

Istri Nahkoda KM Berkat 01 Sebut Pemilik Kapal Bernama Bunda Yeti

Dia juga mengaku, sudah lebih dari satu kali suaminya Martinus Kanuk pergi mencari menggunakan kapal milik Yeti.

Tayang:
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
Istri dari nahkoda KM Berkat 01, Sumiati saat dijumpai di rumah, Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Istri nahkoda KM Berkat 01, Sumiati mengaku kapal yang dinahkodai suaminya, Martinus Kanuk adalah milik Bunda Yeti alias Yeferti Delfiana Ndoloe seorang ASN asal Desa Netenaen, Kecamatan Rote Barat Laut.

"Setahu saya mereka jalan dengan kapalnya bunda Yeti. Bapak pamit bilangnya mau ke Papela pergi mencari. Habis itu bapak sudah berhari-hari tidak pulang sampai lewat 20 hari baru mereka (para ABK) telepon kalau mereka ada di Australia," beber Sumiati saat dijumpai di rumahnya, RT 19/RW 10, Dusun Hundihuk Barat, Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Selasa, (3/6/2025).

Dia juga mengaku, sudah lebih dari satu kali suaminya Martinus Kanuk pergi mencari menggunakan kapal milik Yeti.

Ia mengatakan, suaminya bertindak sebagai nahkoda kapal.

"Bapak keluar dari rumah tidak kontak lagi. Bapak pergi mencari, tapi saya juga tidak tahu mereka mencari di mana. Sudah lewat 20 hari lebih tidak ada kabar, tiba-tiba bapak Martinus telepon bahwa mereka ada di Australia. Kita senang karena dapat berita mereka ada di satu tempat dan sehat-sehat," ucap Sumiati.

Baca juga: Nelayan Rote Ditahan Australia, Wagub NTT Johni Asadoma Imbau Masyarakat Ketahui Batas Negara 

Untuk kepulangan suami dan para ABK lainnya, Sumiati belum mendapat kabar lanjutan. 

"Ketika kami dengar kabar mereka sudah hilang, saya punya perasaan mungkin mereka masih hidup atau bagaimana. Terus kita pergi berdoa, ada yang kasih tahu bilang mereka sudah meninggal terus kita semua satu keluarga sedih. Tiba-tiba bapak Martinus telpon kalau mereka selamat, kami senang," cetus Sumiati.

Saat ditanya apa yang dibawa pulang suami sepulang dari melaut, ibu asal Makassar Sulawesi Selatan ini mengemukakan, suaminya Martinus Kanuk hanya memberikan sejumlah uang.

"Dia tidak bawa pulang hasil, hanya pulang kasih kita uang saja, tidak ada ikan yang mereka bawa pulang. Saya juga tidak tahu mereka ke sana pi mencari ikan apa. Harapan saya supaya mereka secepatnya pulang," ungkap Sumiati. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved