Jumat, 5 Juni 2026

Kota Kupang Terkini

Wakil Gubernur Johni Asadoma Berharap Generasi Muda Diharapkan Miliki Rasa Optimisme

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma berharap generasi muda NTT memiliki rasa optimisme hingga bekerja keras untuk kehidupan kedepan. 

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: OMDSMY Novemy Leo
POS-KUPANG.COM/HO
SAMBUTAN - Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma saat memberikan sambutan di acara perlombaan Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat SMA Sederajat se-Provinsi NTT di Hotel Harper Kupang, Sabtu (31/5/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma berharap generasi muda NTT memiliki rasa optimisme hingga bekerja keras untuk kehidupan kedepan. 

Johni Asadoma menyampaikan ini saat sambutannya pada acara perlombaan Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat SMA Sederajat se-Provinsi NTT di Hotel Harper Kupang, Sabtu (31/5/2025). 

Johni Asadoma mengatakan, salah satu kebijakan yang terkait dengan pembangunan wawasan kebangsaan adalah melalui pemahaman, pengamalan, pelestarian, serta pengamanan terhadap empat pilar kebangsaan.

Hal yang dia maksud adalah Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika. 

Pengamanan dan pengamalan ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya Negara di Indonesia perlu mendapat perhatian.

Sebab, kata Johni Asadoma, terdapat potensi pemudaran terhadap wawasan kebangsaan yang mengarah pada hilangnya wawasan tentang makna hakekat bangsa dan kebangsaan, yang dapat memicu terjadinya disintegrasi nasional.  

"Kita semua menyadari bahwa tantangan kebangsaan di era digital ini semakin kompleks," kata Johni Asadoma

Johni Asadoma berkata, meningkatnya ujaran kebencian dan intoleransi di media sosial tentu dapat merusak nilai persatuan dan gotong royong. Disisi lain hoaks dan disinformasi berpotensi merusak pemahaman ideologi berbangsa dan bernegara.

Untuk memantapkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang semakin memudar, diperlukan suatu daya dan usaha yang bersifat terstruktur dan bertumpu pada kecerdasan serta kerja keras dalam peningkatan wawasan kebangsaan. 

"Kontekstualisasi peningkatan wawasan Kebangsaan ditujukan untuk menghayati, mengamalkan, melestarikan, mengamankan dan mengembangkan Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika," ujar Johni Asadoma.

Johni Asadoma menjelaskan, wawasan kebangsaan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Wawasan kebangsaan juga merupakan wawasan nusantara, yang pada hakekatnya adalah kesamaan pandangan segenap komponen bangsa sebagai dasar untuk mewujudkan, mempertahankan dan mengembangkan paham, rasa dan semangat nasionalisme. 

"Kebangsaan atau Nasionalisme itu tidak pernah tumbuh secara otomatis karena menjadi warga negara bangsa, tidaklah lantas memiliki nasionalisme," kata Johni Asadoma

Johni Asadoma menuturkan, Nasionalisme merupakan sikap rasa bangga terhadap bangsa dan negara sendiri karena keterikatan sangat mendalam terhadap tanah tumpah darah, sehingga nasionalisme disebut juga paham kebangsaan. 

Nasionalisme inilah yang membentuk rasa kebangsaan dan solidaritas nasional, sehingga penguatan Empat Pilar kebangsaan bagi generasi muda sangat diperlukan guna menanamkan nilai kebangsaan, serta penguatan ideologi bangsa bagi generasi muda.

Empat Pilar itu, Johni Asadoma berujar, adalah nilai nilai luhur bangsa yang menjadi ciri watak dan karakter bangsa Indonesia. 

SAMBUTAN - Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma saat memberikan sambutan di acara perlombaan Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat SMA Sederajat se-Provinsi NTT di Hotel Harper Kupang, Sabtu (31/5/2025).
SAMBUTAN - Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma saat memberikan sambutan di acara perlombaan Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat SMA Sederajat se-Provinsi NTT di Hotel Harper Kupang, Sabtu (31/5/2025). (POS-KUPANG.COM/HO)

Diharapkan masyarakat terutama generasi muda memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara yang memungkinkan untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, aman dan sejahtera sesuai amanah konstitusi.  

Johni Asadoma berharap, melalui Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI ini, generasi muda memiliki esensi penanaman pemahaman nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara, menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. 

Agenda ini juga bisa membentuk generasi muda yang kritis dan berwawasan kebangsaan serta mendorong pelajar menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan di era digital yang akhirnya nanti para generasi muda kita mampu menjawab tantangan bangsa di masa yang akan datang.

"Saya berharap generasi muda selalu memiliki rasa optimis, berjuang keras dan tetap semangat dalam menghadapi tantangan hidup ke depan," ujar Johni Asadoma. (fan) 

 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved