Kamis, 9 April 2026

Ijazah Jokowi

Hasil Survei Indikator: Mayoritas Publik Percaya Ijazah Jokowi Asli

Hasil Survei Indikator menunjukkan, mayoritas publik tidak percaya bahwa Jokowi memalsukan ijazahnya.

Editor: Alfons Nedabang
KOLASE TRIBUN
IJASAH JOKOWI - Kolase foto Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan fotokopi ijazah Jokowi. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei untuk memotret persepsi publik terhadap dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi).

Adapun Hasil Survei Indikator menunjukkan, mayoritas publik tidak percaya bahwa Presiden ke-7 RI Jokowi memalsukan ijazahnya. 

Sebesar 66,9 persen responden survei tersebut menyatakan tidak percaya Jokowi memalsukan ijazah. 

"Mayoritas mengatakan tidak percaya mantan Presiden Jokowi memalsukan ijazah, jadi yang tidak percaya Pak Jokowi memalsukan ijazah itu 66,9 persen dari semua responden," kata Direktur Eksekutif Iindikator Burhanuddin Muhtadi, dikutip dari YouTube Indikator Politik Indonesia, Sabtu (31/5/2025). 

Burhanuddin melanjutkan, ketika responden dikerucutkan hanya kepada mereka yang mengikuti kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, angkanya juga tidak banyak berubah.

"Sementara mereka yang mengetahui kasus ini, yang tidak percaya bahwa Pak Jokowi memalsukan ijazah itu 69,7 persen," kata dia.

Baca juga: Jokowi Diperiksa di Bareskrim Polri, Jawab 22 Pertanyaan, Pulang Bawa Ijazah

Dengan demikian, Burhanuddin menegaskan, mayoritas publik pada dasarnya percaya bahwa ijazah yang dimiliki Jokowi adalah asli.

Kendati demikian, survei juga mencatat ada 19,1 persen responden yang percaya dan sangat percaya bahwa ijazah Jokowi palsu, sedangkan 14,1 persen responden menjawab tidak tahu.

"Jadi Mas Roy Suryo masih ada pendukungnya, cukup lumayan 19 persen dari total populasi pemilih kita," kata Burhanuddin.

Survei ini diselenggarakan pada 17-20 Mei 2025 terhadap 1.286 orang responden yang dipilih lewat metode double sampling, yakni pengambilan sampel secara acak dari kumpulan data hasil survei tatap muka yang dilakukan sebelumnya.

Survei dilakukan dengan wawancara melalui telepon. Margin of error survei diperkirakan +/- 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Bareskrim Polri sebelumnya telah menyatakan bahwa ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Jokowi adalah asli.

Hal ini diketahui setelah Bareskrim melakukan uji laboratorium forensik (labfor) terhadap ijazah yang diadukan palsu oleh Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana.

Baca juga: Roy Suryo Sebut Ahli Forensik Digital AS dan Jepang Siap Bantu Penyelidikan Ijazah Jokowi

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, mengungkapkan, ijazah Jokowi diuji labfor dengan melakukan pengecekan dari bahan kertas, pengaman kertas, bahan cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, serta tinta tanda tangan dari dekan dan rektor.

"Dari peneliti tersebut maka antara bukti dan pembanding adalah identik atau berasal dari satu produk yang sama," kata Djuhandhani dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025). 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved