Makan Bergizi Gratis
Jadi Mitra BGN, Muhammadiyah Siapkan Dua Dapur MBG di Tarakan
Saat ini Muhammadiyah telah memiliki dua dapur MBG yang siap beroperasi.
Bahan baku lanjutnya disarankan bekerja sama dengan koperasi. Dan di Muhamamidyah ada koperasi dan di sana akan dikerjasamakan.
“Kalau jadi namanya mitra pemasok. Gak pusing lagi. Karena di Tarakan informasinya ada 17 dapur yang akan jalan. Ini cuma terkendala SPPI dan anggaran, tahun ini informasinya disiapkan Rp70 triliun, insyaAllah bisa bertambah,” paparnya.
Ia melanjutkan sebenarnya ada 4 dapur diusul. Satu di Malinau, kemudian satu di Sebatik dan satu lagi di Bulungan dan satu lagi di Bunyu untuk dibangunkan oleh BGN.
“Lokasinya di tanah wakaf Muhammadiyah karena memang harus tanah wakaf. Progresnya kami masih ajukan. Kalau dapur di lima kabupaten kota kan Tarakan dua, Bulungan satu, panti Aisyiyah juga, Malinau satu ada di MBS-nya, Nunukan satu. Kami ajukan enam dapur di Kaltara untuk Muhammadiyah,” jelasnya.
Sementara itu di Bulungan progress 100 persen kemudian di Nunukan sekitar 90 persen, dan nanti akan berjalan terus. Sehingga enam dapur didorong agar bisa beroperasi atau berjalan nanti.
Kendala lainnya karena yang dibutuhkan modal besar, apalagi belum ada gedung terkendala di bangunan gedung.
“Bangunan gedung haru 300 meter sampai 400 meter luasannya. Jadi bisa sampai 15x20 meter persegi atau 20 kali 20 meter persegi. Kalau dibangunkan dapur baru, ada tanah kosong minimal 1000 meter persegi,” jelasnya.
Karena data se-Indonesia lanjutnya, total dapur se- Indonesia 1.500 yang sudah berjalan dapur BGN. Dan yang akan berjalan ada sebanyak 8.000 dapur. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kondisi-dapur-MBG-Muhammadiyah-yang-menjadi-mitra-BGN-untuk-program-MBG-Tarakan.jpg)