Makan Bergizi Gratis
Jadi Mitra BGN, Muhammadiyah Siapkan Dua Dapur MBG di Tarakan
Saat ini Muhammadiyah telah memiliki dua dapur MBG yang siap beroperasi.
POS-KUPANG.COM, TARAKAN - Muhammdiyah mengumumkan ikut menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tarakan Kalimantan Utara.
Saat ini Muhammadiyah telah memiliki dua dapur MBG yang siap beroperasi.
Koordinator Wilayah MBG Muhammadiyah sekaligus Kepala SMA Muhammadiyah Tarakan, Slamet Kurniawan mengatakan, sebagai mitra BGN, Muhammadiyah telah memiliki dua dapur MBG di Tarakan, yakni di SMA Muhammadiyah dan Panti Putri Kelurahan Sebengkok.
Dengan adanya dapur MBG, berarti Muhammadiyah di Tarakan Kalimantan Utara sudah siap 100 persen mendukung program MBG. Jadi hanya tinggal menjalankan pelaksanaanya saja.
“Tinggal dijalankan aja. Kemarin saya minta jalan itu di bJuni. Ya, tapi SPPI ( (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) lagi pelatihan,” ucap Slamet Kurniawan dikutip dari Tribun Kaltara, Jumat (30/5/2025).
Slamet Kurniawan mengaku, dalam mempersiapkan dapur MBG pihaknya membutukan waktu yang agak lama, salah satunya menyiapkan ompreng sampai 4.000 pcs.
Menurutnya, sasaran dapur MBG tidak hanya bagi pelajar Muhammadiyah saja, namun 14 sekolah di Tarakan Kalimantan Utara yang wilayahnya berdekatan dengan dapur MBG dengan target 3.500 pelajar.
“Tapi nanti kami pastikan sasarannya. Karena di sini ada Patra Dharma, ada MAN, ada TK di dekat sana, yang jelas harus di sekitar wilayah Muhammadiyah semua dekat sini wajib terkaver,” tegasnya.
Sasarannya termasuk SD Muhammadiyah 1, 2 dan 3, kemudian SMPN 1 dan SMPN 2 dan MBS, SMA Muhammadiyah, SDN Utama 2 dan MAN serta Patra Dharma. Ia melanjutkan kendalanya saat ini menunggu SPPI yang akan menjadi kepala dapur, tenaga keuangan dan ahli gizi).
“Itu dari BGN. Ada tiga, satu kepala dapur, satu akuntan dan satu ahli gizi. Kami Cuma cari 47 pegawai karena semua syaratnya harus 50. Pegawai kami sekarang rekrutmen,” paparnya.
Lalu rekrutmen pegawai dan kepastian bahwa siswa sekolah di sekolah sasaran. Apalagi akan mulai penerimaan siswa baru atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sehingga lanjutnya yang paling penting harus dipastikan jumlah siswanya.
“Untuk realisasnya diharapkan tidak lewat dari 1 Agustus 2025 mendatang. Kita masuk 14 Juli 2025, input data yang lama karena harus terkoneksi pusat dapodiknya. Kalau sudah pasti misal MAN siswanya terdata dapodik sekian, Patra Dharma sekian, maka baru bisa dipastikan,” tegasnya.
Selanjutnya untuk dapur kedua, di Aisyiyah, baru mencapai 40 persen. Dan setiap hari dicek progresnya. Untuk dapur kedua yang berada di Panti Melati masih berproses.
“Bisa dicek progresnya. Kami kejar semoga di tahun ajaran baru bisa jalan. Kalau dekat panti ada SMPN 5, ada SD 012, TK Muslimat, SD di sebengkok juga ada, yang jelas banyak di sana,” paparnya.
Targetnya 3.000 lebih siswa dikaver di wilayah Sebengkok. Pegawainya juga sama jumlahnya 47 ditambah kepala dapur, ahli gizi dan akuntan menghitung keuangan keluar masuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kondisi-dapur-MBG-Muhammadiyah-yang-menjadi-mitra-BGN-untuk-program-MBG-Tarakan.jpg)