Jumat, 22 Mei 2026

Sikka Terkini

Puting Beliung Porandakan Rumah Warga di Lela Sikka

Dua unit rumah warga dan satu mes guru di Desa Lela, Kecamatan Lela Kabupaten Sikka NTT rusak akibat diterjang angin puting beliung.

Tayang:
POS KUPANG/HO.CAMAT LELA
RUMAH RUSAK - Dua unit rumah warga dan satu mes guru di Desa Lela, Kecamatan Lela Kabupaten Sikka NTT, Senin (26/5), sekitar pukul 17:00 Wita. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Dua unit rumah warga dan satu mes guru di Desa Lela, Kecamatan Lela Kabupaten Sikka NTT rusak akibat diterjang angin puting beliung. Warga terdampak kini mengungsi di rumah kerabat untuk sementara waktu.

Bencana angin puting beliung itu terjadi Senin (26/5) pukul 17:00 WITA. "Untuk sementara kami nginap di rumah kerabat," kata Oa Hikon, warga terdampak angin puting beliung.

Oa Hikon menuturkan, angin puting beliung tiba-tiba saja dari arah utara dan menerjang permukiman warga setempat sehingga membuat kepanikan warga.

Baca juga: 51 Tahun Apodeti, Penyintas Kekerasan Fretelin Deklarasikan JIFAV Justice for Apodeti Victims

Warga terdampak hanya bisa berharap bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung.

"Tiba-tiba angin dari arah utara, di kamar itu dengan sendirinya terangkat,kami juga panik karena Anak-anak di luar rumah. Saat kejadian itu kami langsung bergegas keluar rumah untuk cari anak-anak, saat kembali tapi rumah sudah terbongkar semua,” kata Oa Hikon.

RUMAH RUSAK - Dua unit rumah warga dan satu mes guru di Desa Lela, Kecamatan Lela Kabupaten Sikka NTT, Senin (26/5), sekitar pukul 17:00 Wita.
RUMAH RUSAK - Dua unit rumah warga dan satu mes guru di Desa Lela, Kecamatan Lela Kabupaten Sikka NTT, Senin (26/5), sekitar pukul 17:00 Wita. (POS KUPANG/HO.CAMAT LELA)

Lebih lanjut Oa Hikon berharap agar pemerintah segera membantu mereka agar mereka bisa merehab rumah dan bis akembali ke desanya.

Camat Lela, Johanes Konstansius Saru, menyebutkan akibat angin putting beliung itu, ada dua unit rumah warga dan satu mes guru yang rusak.

Baca juga: Deklarasi JIFAV, Olgario Soares Perjuangkan Keadilan Hukum Atas Pelanggaran HAM oleh FRETILIN

Johanes Konstansius Saru sudah melakukan koordinasi dengan BPBD Sikka dan saat ini masih dalam proses pendataan,dan segera untuk ditindaklanjuti.

"Sementara terdata ada dua rumah warga dan satu rumah mes guru, kita langsung berkoordinasi dengan BPBD dan langsung di tindaklanjuti, sementara masih dalam proses pendataan,dan segera untuk ditindaklanjuti, " kata Johanes Konstansius Saru. (awk)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved