Ende Terkini
AWE Ende Lahirkan 18 Perempuan Pengusaha dan Komunitas Alumni Wesa Wonga
Academy for Women Entrepreneurs (AWE) berhasil ‘melahirkan’ 18 perempuan pengusaha di Kabupaten Ende.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE - Academy for Women Entrepreneurs (AWE) berhasil ‘melahirkan’ 18 perempuan pengusaha di Kabupaten Ende.
Kegiatan ini adalah program inisiatif dari Biro Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Tujuannya, untuk mengembangkan kapasitas pengusaha perempuan di bidang pengetahuan, keterampilan, koneksi, serta akses pasa.
Program ini berhasil memberikan pelatihan intensif kepada 18 peserta tersebut selama enam bulan, melalui sesi daring (DreamBuilder), workshop luring, pendampingan (mentoring), dan kompetisi pitching bisnis.
Baca juga: LIPSUS: Konten Porno Anak Dijual Rp 100 Ribu di Grup Facebook Fantasi Sedarah
Project Leader, Ismi Ariniawati sebagai mengatakan, 18 perempuan pengusaha dari Ende itu telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan lunak.
“Peserta kami menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan lunak (soft skills). Lebih dari 75 persen menyatakan peningkatan kemampuan kepemimpinan (leadership), dan lebih dari 60 persen mengalami peningkatan di bidang public speaking, kreativitas, pemecahan masalah, serta manajemen waktu,” ujar Ismi Ariniawati.
Pada puncak perayaan program Academy for Women Entrepreneurs (AWE) di Ende, diwarnai dengan prosesi wisuda 18 peserta AWE Ende.
Acara wisuda itu dipimpin oleh Project Leader, Ismi Ariniawati, didampingi oleh Wakil Bupati Ende.
Turut hadir dan memberikan sambutan secara virtual, Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Chriss Green.
Saat itu, Ismi Ariniawati juga mengumumkan pembentukan komunitas alumni bernama Wesa Wonga. Hal ini dimaksud sebagai keberlanjutan dari program ini agar dapat teris melahirkan perempuan perempuan yang dapat berdaya, berkarya, dan berdampak.
“Ini bukan akhir, ini adalah awal. Wesa Wonga adalah harapan agar alumni terus menjadi perempuan yang berdaya, berkarya, dan berdampak, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk perempuan lainnya dan masyarakat luas,” tutur Ismi Ariniawati.
Dikatakan Ismi Ariniawati, investasi kepada perempuan bukan sekadar amal sosial tapi ini adalah investasi paling strategis untuk masa depan.
"Ketika satu perempuan diberdayakan, satu keluarga ikut tumbuh. Komunitas ikut bergerak. Dan bangsa ikut maju,” tutup Ismi Ariniawati penuh semangat.
Ismi Ariniawatimengajak semua peserta yang hadir pada acara itu untuk terus meluaskan dampak dan terus mendorong partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi lokal.
Baca juga: LIPSUS: Bank NTT Terbebas dari Dominasi Politik, RUPS LB Sempat Deadlock Beberapa Kali
Program AWE secara global telah menjangkau lebih dari 25.000 perempuan di lebih dari 100 negara, dan kini, Ende menjadi bagian dari jaringan pemberdayaan perempuan dunia tersebut.
Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Ende, anggota DPRD Ende Ibu Magu Sigasare, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala LOKA POM, serta perwakilan dari Rumah BUMN. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh terhadap pemberdayaan perempuan pengusaha di Kabupaten Ende. (bet)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Ende Terkini
Academy for Women Entrepreneurs (AWE)
AWE
POS-KUPANG.COM
Komunitas Wesa Wonga
Project Leader
Ismi Ariniawati
| TMMD Hari Ketiga: Warga dan TNI Bahu-Membahu Buka Akses Jalan Desa |
|
|---|
| TMMD ke-128 di Ende, Pembukaan Jalan Desa Aelipo Mulai Dikerjakan |
|
|---|
| Kuasa Hukum Sebut Ada Pihak Lain yang Harus Bertanggung Jawab Dalam kasus Korupsi di RSUD Ende |
|
|---|
| PMKRI Lapor Bupati Ende di Kemendagri, Bupati Yosef: Tak Perlu Ditanggapi |
|
|---|
| JPU Ajukan Banding, Vonis Kasus Korupsi RSUD Ende Lebih Rendah dari Tuntutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/AWE-ENDE-1.jpg)