Rabu, 22 April 2026

Prakiraan Cuaca

Prediksi Cuaca Maritim NTT, BMKG Imbau Waspada Gelombang Tinggi Periode 22-26 Mei 2025

Prediksi Cuaca Maritim NTT sepekan ke depan, BMKG Imbau Waspada Gelombang Tinggi Periode 22-26 Mei 2025

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/HO-CAMAT PALUE
CUACA MARITIM NTT - Tambatan perahu Oti Oa Ramba Lengge di Desa Maluriwu, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka ambruk, Senin 11 Maret 2024. Prediksi Cuaca Maritim NTT, BMKG Imbau Waspada Gelombang Tinggi Periode 22-26 Mei 2025. 

POS-KUPANG.COM - BMKG mengeluarkan Prediksi Cuaca NTT lima hari ke depan.

Berdasarkan Prediksi BMKG, gelombang tinggi masih terjadi di Perairan NTT 23-26 Mei 2025.

Adapun Perairan NTT yang berpotensi gelombang tinggi yakni Samuderah Hindia Selatan NTT dan  Laut Timor.

BMKG menjelaskan, cuaca ekstrem termasuk gelombang tinggi di Perairan NTT dipicu Sirkulasi Siklonik yang terbentuk di Laut Cina Selatan, Laut Maluku, dan perairan utara Maluku Utara, yang membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) di Wilayah Laut Cina Selatan, Laut Banda, Laut Maluku, dan perairan utara Maluku Utara. 

Baca juga: Cuaca NTT Hari Ini 22 Mei 2025, BMKG Prediksi Ende Hujan Sedang, Daerah Lainnya Cerah - Hujan Ringan

Sirkulasi Siklonik ini juga membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) yang diprediksi berada di Wilayah Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Banda, Laut Seram, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Kombinasi antara MJO, gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuator, dan gelombang Low Frequency pada wilayah pada periode yang sama terpantau aktif di Jawa Timur, Bali, Laut Jawa bagian timur, Laut Flores, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Laut Banda, memicu peningkatan aktivitas konvektif serta pembentukan pola sirkulasi siklonik di wilayah tersebut. 

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan curah hujan sebagai salah satu indikator terjadinya cuaca ekstrem, meskipun dengan cakupan area hujan yang tidak sebesar yang biasa terjadi pada periode musim hujan.

Pergerakan massa udara kering dari benua Australia tetap mengindikasikan penurunan curah hujan di sebagian wilayah, seiring dengan masuknya musim kemarau.

Baca juga: Rincian Prediksi Cuaca NTT Hari Ini 19 Mei 2025, Cerah Berawan hingga Beberapa Daerah Hujan Ringan

Kondisi ini juga memicu peningkatan kecepatan angin di wilayah Indonesia bagian selatan, serta kenaikan tinggi gelombang di Samudra Hindia Barat Daya Lampung hingga Selatan NTT, Laut Timor, dan Laut Arafuru.

Mengingat masih adanya potensi cuaca signifikan di sejumlah lokasi, baik berupa hujan lebat maupun angin kencang, masyarakat dihimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca, serta selalu menjaga kesehatan dengan menjaga lingkungan, khususnya yang berada pada wilayah rentan terhadap dampak cuaca ekstrem. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved