Timor Leste

Timor Leste Tuan Rumah Seminar Dekolonisasi

Seminar Dekolonisasi itu diselenggarakan oleh Pemerintah Timor Leste dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui Komite Khusus Untuk Dekolonisasi ata

Editor: Ryan Nong
CNA/WISNU AGUNG PRASETYO
Jose Ramos-Horta berbagi Hadiah Nobel Perdamaian tahun 1996 dengan rekan senegaranya, Uskup Carlos Belo. 

POS-KUPANG.COM, DILI - Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) menjadi tuan rumah seminar kawasan regional pasifik tentang dekolonisasi

Seminar Dekolonisasi itu diselenggarakan oleh Pemerintah Timor Leste dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui Komite Khusus Untuk Dekolonisasi atau C24. 

Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta mengumumkan bahwa agenda internasional itu diselenggarakan selama tiga hari di Dilli, yakni pada 21 Mei 2025 hingga 23 Mei 2025. 

Presiden Ramos Horta menegaskan bahwa penyelenggaraan seminar internasional itu merupakan kehormatan bagi negaranya  yang pernah mengalami kolonialisme dan kini berdiri pada komitmen konstitusi untuk berdiri pada kaki sendiri dan penghapusan kolonialisme. 

Dikutip dari kantor berita Tatoli, sebanyak lebih dari 100 orang diplomat akan hadir. Mereka telah diakreditasi di Markas Besar PBB di New York. Selain itu, akana hadir pula perwakilan dari berbagai negara pasifik.    

Adapun seminar tersebut merupakan bagian sdari Peringatan Dekade Internasional Keempat untuk Penghapusan Kolonialisme yang ditetapkan oleh Majelis Umum PBB. 

"Pertemuan ini berlangsung pada momen yang sangat simbolis. Kami tidak hanya mengenang restorasi kemerdekaan kami 23 tahun lalu, tetapi menegaskan kembali solidaritas kami kepada masyarakat yang belum merdeka di seluruh dunia," ungkap Presiden Ramos Horta di Dili. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved