Sumba Timur Terkini
Dinas Pendidikan Sumba Timur Fokus Tingkatkan Literasi dan Numerasi
Upaya tersebut dilakukan karena tingkat literasi dan numerasi di Sumba Timur sebelumnya masih berada di bawah standar nasional.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur memberikan fokus utama pada peningkatan literasi dan numerasi sebagai prioritas program dan kegiatan setahun terakhir.
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Yosias Benyamin Pura kepada POS-KUPANG.COM. Ia mengatakan, sebagian besar projek, program, dan subkegiatan yang dijalankan dinasnya difokuskan untuk meningkatkan capaian literasi dan numerasi.
“Seluruh projek kita kemarin dari seluruh kegiatan, dari program kegiatan dan subkegiatan kita lebih fokuskan ke hal peningkatan literasi dan numerasi,” kata Yosias, Senin (19/5/2025).
Upaya tersebut dilakukan karena tingkat literasi dan numerasi di Sumba Timur sebelumnya masih berada di bawah standar nasional.
Selain itu, Standar Pelayanan Minimum (SPM) pendidikan juga dinilai masih sangat rendah.
“Standar pelayanan minimum kita itu boleh dibilang masih sangat rendah. Mau tidak mau kita genjot,” katanya.
Yosias menyebutkan, saat ini tercatat 263 Sekolah Dasar (SD), 80 Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta 161 lembaga PAUD, taman baca, dan PKBM di Sumba Timur.
Ratusan satuan pendidikan ini, kata Yosias tersebar di wilayah yang luas dengan tantangan geografis yang tidak mudah. Karena itu diperlukan upaya pemusatan program demi meningkatkan mutu pendidikan.
Yosias menjelaskan, peningkatan SPM dan capaian literasi numerasi dilakukan di tengah keterbatasan ruang fiskal.
Anggaran yang digunakan sebagian besar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dalam bentuk specific grant. Dana ini penggunaannya telah diatur oleh pemerintah pusat.
“Pertama SPM juga kita genjot mau tidak mau suka tidak suka biar kita keluar dari spesifik grant masuk ke penganggaran yang disebut block grant. Kalau block grant kan tergantung kita. Dalam bentuk pagu indikatif yang ada di unit itu kita bisa membuat apa yang menurut kita lebih sifatnya mendesak,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong agar ke depan penganggaran dapat masuk ke dalam skema block grant.
Skema ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi daerah dalam menentukan prioritas penggunaan dana.
Hal ini, lanjutnya, bisa disesuaikan dengan kebutuhan sektor pendidikan di wilayah Sumba Timur. (dim)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| DPRD Sumba Timur Beri Rekomendasi Usai Temukan Ada Manipulasi Data dalam Pengiriman Ternak |
|
|---|
| Rekomendasi DPRD Sumba Timur Usai Temukan Manipulasi Data Pengiriman Ternak |
|
|---|
| Jembatan Rusak, Warga Laihiding Kiritana Sumba Timur Pikul Jenazah Lewati Sungai Kambaniru |
|
|---|
| Koalisi Masyarakat Sipil Apresiasi Langkah Tegas Polres Sumba Timur terhadap Penambang Emas Ilegal |
|
|---|
| Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Ayah dan Anak di Sumba Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Sekretaris-Dinas-Pendidikan-Kepemudaan-dan-Olahraga-Yosias-Benyamin-Pura.jpg)