Selasa, 28 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Jumat 16 Mei 2025, Budaya: Segera Minta Maaf

Dua tahun kemudian, Firaun dilanda kegelisahan karena mimpi yang tidak ia mengerti dan tidak dapat dimengeri oleh ahli mimpi di seluruh Mesir.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-TANGKAPAN LAYAR
RENUNGAN KRISTEN - Cover Renungan Harian Kristen edisi Mei 2025. Renungan Harian Kristen Jumat 16 Mei 2025 dengan judul  Budaya: Segera Minta Maaf. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Jumat 16 Mei 2025 dengan judul  Budaya: Segera Minta Maaf.

Hari ini aku harus menyebutkan kesalahanku yang dahulu.

Renungan Harian Kristen ini merujuk pada Kitab Kejadian 41:1-13.

Artikel ini dilansir dari buku Renungan Harian Suluh Injil, ditulis oleh anggota Komunitas Suluh Injil.

Renungan berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen, yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).

Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 15 Mei 2025, Budaya: Jangan Lupa Berterimakasih

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Mei 2025.

Renungan Harian Bulan Mei 2025 ini mengusung tema Kebangkitan Yesus Membarui dan Memulihkan Budaya Saling Berbagi dan Merangkai Perbedaan.

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen:

Meminta maaf mudah sebenarnya, tetapi ternyata hati terlalu berat untuk mengiklaskan untuk diucapkan oleh mulut. 

Bagi sebagian orang mudah, tetapi bagi orang lain berat. Mengapa? Ada yang mengatakan meminta maaf itu berat karena akan membuat kita tampak lemah dan bersalah. 

Dengan kata lain kita merasa gengsi atau harga diri dan martabat kita runtuh. Di sisi lain kita tidak mau orang lain terlihat benar dan lebih baik dari kita. 

Baca juga: Renungan Harian Kristen Rabu 14 Mei 2025, Budaya: Berdamai Dengan Diri

Hari ini firman Tuhan mengajarkan bahwa meminta maaf dan mengakui kesalahan ternyata membawa dampak baik yang dahsyat bagi banyak bangsa. 

Pertama, sebelum keluar dari penjara, Yusuf telah berpesan kepada juru minuman agar mengingatnya dengan harapan perkara Yusuf diperhatikan dan ia dibebaskan. 

Tetapi pasal 40:23 mengatakan setelah keluar dari penjara, juru minuman itu tidak ingat lagi kepada Yusuf; ia lupa kepadanya. 

Dua tahun kemudian, Firaun dilanda kegelisahan karena mimpi yang tidak ia mengerti dan tidak dapat dimengeri oleh ahli mimpi di seluruh Mesir.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved