Jumat, 17 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Senin 12 Mei 2025, Budaya Mengampuni 

Mengampuni merupakan salah satu ajaran uatama di dalam Alkitab. Tetapi itu tidak menjadi tanda bahwa semua orang Kristen mudah mengampuni.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-TANGKAPAN LAYAR
RENUNGAN KRISTEN - Cover Renungan Harian Kristen edisi Mei 2025.Renungan Harian Kristen Senin 12 Mei 2025, Budaya Mengampuni  

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Senin 12 Mei 2025 dengan judul Budaya Mengampuni. 

 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni.

Renungan Harian Kristen ini merujuk pada Kitab Yohanes 20:19-23.

Artikel ini dilansir dari buku Renungan Harian Suluh Injil, ditulis oleh anggota Komunitas Suluh Injil.

Renungan berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen, yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).

Baca juga: Renungan Harian Kristen Minggu 11 Mei 2025, Luka di Tubuh Yesus, Memulihkan Kita

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Mei 2025.

Renungan Harian Bulan Mei 2025 ini mengusung tema Kebangkitan Yesus Membarui dan Memulihkan Budaya Saling Berbagi dan Merangkai Perbedaan.

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen:

Mengampuni merupakan salah satu ajaran uatama di dalam Alkitab. Tetapi itu tidak menjadi tanda bahwa semua orang Kristen mudah mengampuni.

 Di dalam firman ini, Tuhan Yesus menampakkan diri kepada para murid, mengaruniakan Roh-Nya kepada mereka, dan kuasa untuk mengampuni dan menyatakan dosa. Apakah artinya?

Pertama, Tuhan Yesus mengembusi para murid dengan kuasa Roh Kudus, yaitu otoritas Kristus untuk memberitakan pertobatan kepada semua orang, bahwa jika mereka bertobat dan percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat maka mereka akan menerima pengampunan dosa. 

Baca juga: Renungan Harian Kristen Sabtu 10 Mei 2025, Gereja Yang Relevan Dengan Budaya 

Tetapi jika mereka tidak mau menerima berita injil sehingga tidak ada pertobatan dan tidak percaya kepada Yesus Kristus, maka pengampunan dosa tidak berlaku atas mereka. 

Otoritas yang diberikan oleh Tuhan Yesus kepada para murid merupakan hak istimewa, bahwa Roh Kudus akan mendiami mereka untuk mengubah mereka; Roh Kudus akan bekerja terus-menerus di dalam hati mereka untuk menarik mereka tetap dekat kepada Yesus Kristus dan mempertahankan mereka di sana. 

Kedua, Roh Kudus yang dikaruniakan kepada para murid oleh Tuhan Yesus akan menjamin pelayanan para murid untuk memberitakan pertobatan dan pengampunan dosa. Keefektifan pertobatan dan pengampunan dosa, bukan bergantung kepada kemampuan pribadi para murid. 

Mereka diberi otoritas memberitakan dan menyatakan pengampunan, tetapi yang mengerjakannya dengan sempurna di dalam diri setiap orang sehingga orang itu mau bertobat, percaya dan kemudian menerima pengampunan dosa, ialah Roh Kudus. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved