Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 7 Mei 2025, "Bertumbuh dan Berkembang Dalam Tuhan Menuju Hidup Kekal"
Maka peluang bertumbuh dalam Tuhan diberi seluas-luasnya oleh Allah yang menciptakan segala sesuatu. Syaratnya adalah percaya total pada Tuhan Yesus.
Renungan Harian Katolik, Rabu 7 Mei 2025
BERTUMBUH DAN BERKEMBANG DALAM TUHAN MENUJU HIDUP KEKAL
(Kis 8:1b-8; Mzm 66:1-3a.4-5.6-7a; Yoh 6:35-40)
Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
"Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman." (Yoh 6:40).
Kehendak kudus Allah sendiri adalah bahwa manusia dengan percaya pada Yesus Putra-Nya beroleh hidup kekal. Kebinasaan karena kejahatan itu bukan kemauan Allah.
Maka peluang bertumbuh dalam Tuhan diberi seluas-luasnya oleh Allah yang menciptakan segala sesuatu. Syaratnya adalah percaya total pada Tuhan Yesus.
Sebab Ia beri Diri-Nya sebagai santapan spiritual (Tubuh dan Darah-Nya) bekal kehidupan abadi. Bersama Yesus kita bertumbuh menuju kepenuhan dalam hidup-Nya sendiri dalam kekekalan.
Sebab hidup kekal dan dibangkitkan pada akhir zaman adalah kehendak Allah sendiri bagi setiap insan beriman kepada Anak Allah Yesus Kristus. Tantangan iman akan Tuhan dalam dunia cukup berat.
Para rasul sebagai pengikut perdana Tuhan Yesus beralih dari satu nestapa ke penderitaan yang lain dalam memberi kesaksiaan tentang kebangkitan Yesus dari kematian-Nya.
Bahkan umat yang percaya dan mengikuti Tuhan Yesus pun mendapat penganiayaan yang hebat. Menghadapi tantangan sehebat ini, para murid semakin semangat dan umat yang percaya pun makin bertambah banyak.
Mencintai Tuhan Yesus mencintai juga penderitaan yang menjadi bagian integral dari iman kita. Tokoh Saulus menjadi amat berbahaya bagi para pengikut Yesus.
"Ia berusaha membinasakan jemaat itu. Ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki- laki serta perempuan ke luar, lalu menyerahkan mereka untuk dimasukkan dalam penjara." (Kis 8:3). Kisah pilu iman ini terjadi di Yerusalem. (Kis 8:1b). Walau penganiayaan makin dashyat, pewartaan Injil pun makin gencar oleh para rasul.
Misalnya Filipus memberitakan Mesias di kota Samaria disertai tanda-tanda dan mukjizat, orang yang kerasukan roh jahat, orang lumpuh dan timpang disembuhkan. Mereka yang mendengar pewartaan Filipus dengan bulat hati percaya pada Mesias dan sangatlah besar sukacita di kota itu. (Kis 8:6.7).
Melihat kenyataan kegembiraan umat walau berada situasi penganiayaan besar, Pemazmur bermadah, "Bersorak-sorai bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian!
Katakanlah kepada Allah, "Betapa dashyat segala pekerjaan-Mu." (Mzm 66:1-3a). Beberapa hal penting: *Dalam Ekaristi kita bertemu dengan Tuhan yang amat baik bagi kita. Sebab Ia mengorbankan Diri-Nya bagi penebusan kita.
*Sebagai pengikut Tuhan kita memacu diri melakukan hal yang paling baik bagi Tuhan dalam diri sesama yang susah, menderita dan tertindas. Tindakan kasih yang demikian merupakan nyanyian yang berkenan di hati Tuhan. "Semoga lidahku bernyanyi memuji Engkau. Semoga bibirku bersorak bermadah kepada-Mu." (Mzm 71:8.23).
*Allah menebus dosa kita dalam Yesus Mesias. Maka misteri paskah membawa pembaruan dan sukacita yang kekal dalam hidup kita.
*Pahala Tuhan selalu tersedia bagi siapa saja yang beramal penuh kegembiraan.
*Kerja kebajikkan adalah tanda bahwa kita sedang bertumbuh dan berkembang dalam Tuhan menuju hidup yang kekal seturut kehendak Allah.
Selamat beraktifitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Rabu/ Pekan III Paskah/C, 070525)
Renungan Harian Katolik Minggu 31 Agustus 2025: Lupa diri dan Hormat yang Sejati |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Baik dan Setia" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Setia dengan Perkara Kecil" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Optimis Dalam Hidup: Sukses Ada di Tanganmu" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Jumat 29 Agustus 2025, "Kenapa Dendam Tetap Tersimpan di Hati?" |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.