Kota Kupang Terkini

Kampanye Hari Bumi WALHI NTT Ajak Masyarakat Bergerak untuk Pemulihan Lingkungan 

Memperingati Hari Bumi 2025 sekaligus Dies Natalis ke-40 Program Studi Ilmu Pemerintahan Unwira Kupang dan Walhi NTT mengelar kampanye lingkungan

|
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN 
UNWIRA - Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT menggelar kampanye lingkungan bertajuk “Bergerak Bersuara untuk Pemulihan Lingkungan Hidup dan Keselamatan Rakyat di Nusa Tenggara Timur” dengan tema “Energi Kita, Planet Kita”.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG  – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025 sekaligus Dies Natalis ke-40 Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT menggelar kampanye lingkungan.

Kampanye lingkungan yang digelar Unwira Kupang itu bertema Bergerak Bersuara untuk Pemulihan Lingkungan Hidup dan Keselamatan Rakyat di Nusa Tenggara Timur, Energi Kita, Planet Kita. 

Kegiatan ini berlangsung di area Car Free Day (CFD) Jalan El Tari, depan Rumah Jabatan Gubernur NTT, pada Sabtu (26/4), pukul 07.00-10.00 WITA.

Baca juga: LIPSUS: Prabowo Utus Jokowi ke Vatikan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

Kampanye ini merupakan kolaborasi antara WALHI-NTT, mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unwira, serta komunitas muda seperti Sahabat Alam NTT, Green Leadership Indonesia, dan Gerakan Kepanduan UMK Kupang.

Beragam kegiatan kreatif dihadirkan, termasuk sekapur sirih dari WALHI-NTT dan Kaprodi Ilmu Pemerintahan, penanaman simbolis 5 pohon, pembagian 60 bibit pohon kepada peserta CFD, pembagian poster edukatif, orasi damai, yel-yel, dan penampilan musik. Acara ditutup dengan doa dan dokumentasi.

UNWIRA - Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT menggelar kampanye lingkungan bertajuk “Bergerak Bersuara untuk Pemulihan Lingkungan Hidup dan Keselamatan Rakyat di Nusa Tenggara Timur” dengan tema “Energi Kita, Planet Kita”. 
UNWIRA - Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT menggelar kampanye lingkungan bertajuk “Bergerak Bersuara untuk Pemulihan Lingkungan Hidup dan Keselamatan Rakyat di Nusa Tenggara Timur” dengan tema “Energi Kita, Planet Kita”.  (POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN )


Kampanye ini bertujuan menggugah kesadaran masyarakat Kota Kupang terhadap isu lingkungan, seperti krisis iklim, ketergantungan pada energi fosil, dan urgensi transisi menuju energi bersih. 

WALHI-NTT juga menyoroti sejumlah masalah lingkungan di NTT, seperti konflik agraria, perampasan lahan untuk pariwisata, kerusakan hutan, pertambangan ilegal, pencemaran lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang tidak berkelanjutan. 

Baca juga: LIPSUS: Ratusan Pemuda Seret Seng ke Jalan Tradisi Rabu Trewa Jelang Semana Santa 

Wawancara dengan Yudinto Tamu Ama, Divisi Konservasi Sahabat Alam NTT. Dalam wawancara eksklusif, Yudinto Tamu Ama, perwakilan Sahabat Alam NTT, menyampaikan pandangannya terkait kampanye ini. 

“Kami ingin masyarakat sadar bahwa kerusakan lingkungan di NTT bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga kita semua. Contohnya, perampasan lahan di Labuan Bajo untuk pariwisata premium telah merugikan masyarakat adat. Kami juga prihatin dengan respons represif aparat terhadap perlawanan rakyat, seperti di Besipae atau penolakan tambang di Mollo Utara. Kekerasan bukan solusi, justru memperburuk konflik,” ujar Yudinto Tamu Ama.

UNWIRA - Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT menggelar kampanye lingkungan bertajuk “Bergerak Bersuara untuk Pemulihan Lingkungan Hidup dan Keselamatan Rakyat di Nusa Tenggara Timur” dengan tema “Energi Kita, Planet Kita”. 
UNWIRA - Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT menggelar kampanye lingkungan bertajuk “Bergerak Bersuara untuk Pemulihan Lingkungan Hidup dan Keselamatan Rakyat di Nusa Tenggara Timur” dengan tema “Energi Kita, Planet Kita”.  (POS KUPANG/YUAN LULAN)


Yudinto Tamu Ama menambahkan, “Kampanye ini adalah panggilan untuk rekonsiliasi. Pemerintah, masyarakat, dan komunitas harus duduk bersama mencari solusi yang berpihak pada lingkungan dan rakyat. Energi yang kita pilih hari ini, apakah tetap fosil atau beralih ke energi bersih, akan menentukan masa depan anak cucu kita.”

Refleksi Dies Natalis ke-40 dan Isu LingkunganMomentum Dies Natalis ke-40 Prodi Ilmu Pemerintahan Unwira menjadi pengingat akan komitmen untuk berkontribusi pada isu lingkungan.

Baca juga: LIPSUS: Pemprov NTT Siapkan Tiket Gratis untuk Peziarah Semana Santa Larantuka

Acara ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh mahasiswa lintas jurusan, komunitas lingkungan, serta warga Kota Kupang.

WALHI-NTT berharap kampanye ini menjadi langkah awal untuk mendorong kesadaran kolektif dan aksi nyata demi lingkungan yang lebih baik di NTT. (Uan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved