Timor Tengah Utara Terkini

Pemkab TTU Bakal Launching Kegiatan Car Free Day Pekan Depan

Pemkab TTU menggelar rapat koordinasi atau Rakor penetapan launching Car Free Day, Rabu, 23 April 2025. 

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Apolonia Matilde
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
RAKOR - Rapat koordinasi (Rakor) penetapan jadwal launching Car Free Day, pasar rakyat dan bazar kuliner di Kabupaten TTU, Kamis (24/4/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pemkab TTU menggelar rapat koordinasi atau Rakor penetapan launching Car Free Day, Rabu, 23 April 2025. 

Dalam rapat tersebut, disepakati peresmian Car Free Day bakal berlangsung pada, Sabtu, 3 Mei 2024 pekan depan.

Rapat yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati TTU tersebut dihadiri Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu, Sekda TTU, Fransiskus Fay, Staf Khusus Bupati TTU, Haji Fahmi H. Abdullahi, S. E, para pimpinan OPD, Kasatlantas Polres TTU, Iptu Niken Ayu Prabandari dan sejumlah pihak lainnya.

Staf Khusus Bupati TTU, Haji Fahmi H. Abdullahi, S. E  mengatakan, peresmian kegiatan Car free Day pada tanggal 3 Mei 2025 mendatang bakal digelar bertepatan dengan pasar rakyat dan bazar kuliner. Langkah ini demi mendukung eksistensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten TTU.

Dikatakan Fahmi, UMKM merupakan salah satu tonggak utama pertumbuhan ekonomi di daerah. Meskipun demikian, banyak pelaku UMKM mengalami kendala dalam aspek pemasaran, pasar dan promosi.

Demi mengatasi persoalan ini Pemkab TTU menggagas sebuah ide yakni pelaksanaan Car Free Day yang bersamaan dengan pasar rakyat dan bazar kuliner. Dengan demikian, Car Free Day ini bisa menjadi wadah yang memberikan solusi atas persoalan dan kendala yang dihadapi pelaku UMKM.

"Ini adalah sebuah platform yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara langsung, serta memberikan ruang kreativitas dan inovasi bagi produk-produk lokal," bebernya.

Dikatakan Fahmi, pasar rakyat dan bazar kuliner digelar untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal. Lewat wadah tersebut, kegiatan promosi dan pemasaran bisa dilaksanakan dengan jumlah konsumen yang banyak secara rekreatif, sehat dan terbuka.

Kegiatan ini diprediksi bakal membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mencintai dan mendukung produk lokal. Momentum ini juga menjadi waktu yang tepat membangkitkan semangat kaum muda untuk terjun di dunia wirausaha.

"Jadi nantinya CFD ini akan menjadi wadah bagi kegiatan hiburan, edukasi, promosi yang berguna bagi masyarakat," ungkapnya.

Ia menegaskan, kegiatan CFD ini bakal rutin dilaksanakan setiap akhir pekan. Hal ini bertujuan untuk mengkolaborasikan aspek kesehatan, ekonomi dan aksi sosial.

Pasar rakyat dan bazar kuliner digelar secara terpusat di sekitar lokasi CFD dan akan setiap Hari Sabtu mulai pukul 06.00 Wita hingga pukul 10.00 Wita. Rute Car Free Day dimulai di Lapangan Kantor Bupati TTU.

Semua masyarakat dianjurkan untuk ambil bagian dalam kegiatan Car Free Day setiap Hari Sabtu. Pemkab TTU membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM di Kabupaten TTU untuk ambil bagian dalam kesempatan ini.

Kegiatan CFD ini, kata Fahmi, mengacu pada  undang-undang nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional.

Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara tentang Pemberdayaan UMKM. 

Sementara itu seorang pelaku UMKM di Kabupaten TTU bernama, Anastasia Regina mengaku senang dengan dibukanya pasar rakyat dan bazar kuliner pada pelaksanaan kegiatan Car Free Day di Kota Kefamenanu ini. 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wadah bagi pelaku UMKM di Kabupaten TTU untuk bisa membangkitkan inovasi dan kreativitas. 

Sebagai pelaku UMKM yang telah 1 tahun menggeluti dunia kuliner roti kompiang, Anastasia mengaku cukup kesulitan untuk mengakses pasar di Kabupaten TTU. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab usahanya tidak berkembang signifikan.

Car Free Day yang digelar bersamaan dengan pasar rakyat dan bazar kuliner ini merupakan angin segar sekaligus wadah baru bagi pelaku UMKM untuk berkembang. 

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab TTU yang telah menggagas kegiatan tersebut demi mendukung pelaku UMKM. (bbr)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
 
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved