Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 23 April 2025, 'Tuhan Selalu Berjalan Bersama Kita'
Perbincangan itu terjadi karena sosok orang itu sangat mengesankan, orangnya baik hati dan menjadi panutan.
Oleh : RP Jhon Lewar SVD*)
POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik RP Jhon Lewar SVD Hari Rabu dalam Oktaf Paskah berjudul,
Renungan Harian Katolik Hari Rabu 23 April 2025 hari ini merujuk pada Bacaan I : Kisah Rasul 3:1-10; Mazmur 105:1-2,3-4,6-7,8-9; Lukas 24:13-35.
Berikut ini teks lengkap Renungan Harian Katolik Bruder Pio Hayon SVD hari ini.
Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.
Kepergian orang yang kita cintai, kerap meninggalkan perasaan sedih yang mendalam. Perbincangan tentang sosok yang baru meninggal menjadi topik hangat.
Pembicaraan tersebut tidak mengenal tempat, misalnya ketika sedang makan bersama, di tempat kerja bahkan di jalan ketika kita hendak bepergian.
Perbincangan itu terjadi karena sosok orang itu sangat mengesankan, orangnya baik hati dan menjadi panutan.
Dua orang murid pergi ke Emaus. Mereka percakapkan apa yang telah terjadi dengan GuruNya, orang Nazaret.
Dia adalah seorang yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa Yahudi.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 23 April 2025, “Terbukalah Mata Mereka”
Tetapi imam-imam kepala dan para pemimpin agama telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan Dia.
Pada hal mereka berharap bahwa Yesus datang untuk membebaskan dan memulihkan kejayaan bangsa Israel.
Yesus tidak melakukan perlawanan ketika diadili, memikul salibNya dan menjalani hukuman mati di Golgota.
Yesus adalah sosok yang sangat mereka harapkan menjadi penyelamat, harus mati.
Yesus yang dipuja dan dikagumi mati dibunuh secara hina di kayu salib. Dua murid itu nampak kecewa karena harapan akan Yesus yang jaya kandas.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.