Paus Fransiskus Wafat
Maksimus Regus Kenang Jasa Paus Fransiskus Mendirikan Keuskupan Labuan Bajo
Maksimus Regus mengungkapkan Paus Fransiskus sebagai sosok yang sangat spesial di hati umat Katolik Keuskupan Labuan Bajo.
Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Bagi umat Katolik di Keuskupan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Paus Fransiskus amat berjasa karena membentuk Keuskupan Labuan Bajo dan menunjuk Monsinyur (Mgr) Maksimus Regus sebagai uskup pertama.
Maksimus Regus mengungkapkan Paus Fransiskus sebagai sosok yang sangat spesial di hati umat Katolik Keuskupan Labuan Bajo.
"Tak bisa dipungkiri Keuskupan Labuan Bajo lahir dari itikad, pikiran, dan dari hati Paus Fransiskus. Bahkan hanya berselang kurang lebih 10 bulan sejak Juni tahun lalu ia mendirikan Keuskupan Labuan Bajo sebagai keuskupan baru," ungkapnya.
Maksimus mengenang kembali saat pertama kali ia menerima surat penunjukan dan penetapan dirinya sebagai Uskup Labuan Bajo oleh mendiang Paus Fransiskus.
"Saya terkejut dan takut saat menerima surat dari Bapa Suci, tetapi juga harus siap untuk menerima tugas yang diberikan, apalagi menerima tugas di sebuah keuskupan baru," ujarnya.
Baca juga: Rangkaian Acara Pemakaman Jenazah Paus Fransiskus Sabtu Mendatang
Informasi Santo Bapa wafat membuat umat Katolik di Keuskupan Labuan Bajo shock dan berduka. Apalagi, Paus meninggal saat Paskah, waktu Vatikan. Paskah adalah puncak peringatan keagamaan umat Katolik dengan merayakan kebangkitan Yesus Kristus.
Marselus, salah satu umat Katolik di Keuskupan Labuan Bajo mengatakan bahwa hal yang paling mereka rindukan dari Paus adalah upayanya untuk menjadikan Gereja Katolik lebih inklusif.
"Gereja Katolik inklusif berarti gereja yang menerima dan menghargai semua orang tanpa memandang perbedaan, termasuk disabilitas, etnis, gender, orientasi seksual, dan latar belakang lainnya. Dan itu tampak selama 12 tahun kepemimpinan Paus Fransiskus," ungkap Marselus.
"Paus Fransiskus telah menjadi teladan melalui kesederhanaannya. Dia membimbing kami dan dia akan selalu ada di hati kami. Tentu saya secara pribadi sangat merasa kehilangan," tambahnya.
Paus Fransiskus lahir dengan Jorge Mario Bergoglio. Ia wafat dalam usia 88 tahun di kediamannya pada Senin (21/4) pukul 07.35 waktu Vatikan.
Pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (26/4) pukul 10.00 waktu Vatikan, dipimpin oleh Kepala Dewan Kardinal, Kardinal Battista Re. Setelah itu, masa berkabung akan dilanjutkan selama beberapa hari. (eto)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Uskup-Maks-Regus.jpg)