Sabtu, 11 April 2026

Paus Fransiskus Wafat

Rangkaian Acara Pemakaman Jenazah Paus Fransiskus Sabtu Mendatang

Upacara pemakaman jenazah Paus Fransiskus dilaksanakan di Lapangan Santo Petrus, Sabtu (26/4/2025) waktu setempat.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
PAUS - Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus. Jenazah Paus Fransiskus akan dimakamkan pada Sabtu (26/4/2025) waktu Vatikan. 

POS-KUPANG.COM – Upacara pemakaman jenazah Paus Fransiskus dilaksanakan di Lapangan Santo Petrus, Sabtu (26/4/2025) pukul 10:00 waktu setempat.

Waktu pemakaman beserta rangkaian acara disampaikan secara resmi oleh pihak Vatikan

Prosesi pemakaman ini akan menjadi bagian dari sembilan hari masa berkabung yang disebut Novemdiales, tradisi yang telah berlangsung lama di Gereja Katolik setiap kali seorang Paus wafat.

Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin (21/4) di usia 88 tahun, setelah mengalami stroke dan gagal jantung.

Jenaza Bapa Suci kini masih disemayamkan dalam peti kayu sederhana di Kapel Santa Marta, kediaman pribadinya selama masa kepausan. 

Sebelum pemakaman, jenazah Paus Fransiskus akan dibawa dari Kapel Santa Marta menuju Basilika Santo Petrus pada Rabu (23/4) pagi. 

Prosesi ini akan dimulai pukul 09.00 pagi dan dipimpin oleh Camerlengo Vatikan Kardinal Kevin Farrell.

Arak-arakan akan melewati Lapangan Santa Marta, Lapangan Martir Pertama Roma, dan memasuki Basilika Santo Petrus melalui Gerbang Lonceng.

Baca juga: Uskup Larantuka Kenang Paus Fransiskus, Pemimpin Terbuka Dijemput Tuhan Saat Paskah

Di dalam Basilika, di depan Altar Pengakuan Iman, akan diadakan Liturgi Sabda sebelum jenazah dibuka untuk penghormatan publik.

Selama tiga hari menjelang pemakaman, umat dari berbagai belahan dunia diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus.

Misa pemakaman Paus Fransiskus akan dipimpin oleh Kardinal Giovanni Battista Re, Dekan Dewan Kardinal.

Upacara akan dihadiri oleh para Patriark, Kardinal, Uskup Agung, Uskup, serta imam dari seluruh dunia. 

Misa akan ditutup dengan ritus Ultima Commendatio dan Valedictio, sebagai penghormatan terakhir bagi Sang Paus.

Sesuai wasiat pribadinya, Paus Fransiskus meminta agar dimakamkan secara sederhana di Basilika Santa Maria Maggiore, bukan di ruang bawah tanah Basilika Santo Petrus seperti pendahulunya.

Ia menginginkan makam tanpa hiasan, hanya dengan tulisan satu kata, yaitu “Franciscus”.

Sebelumnya, Paus telah mengatur sendiri lokasi dan biaya pemakamannya sejak 2022. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved