Senin, 27 April 2026

Uskup Petrus Turang Wafat

Mgr. Petrus Turang Bukan Sekadar Tokoh Gereja, Tapi Juga Pejuang Kemanusiaan

Ia mengungkapkan Mgr. Petrus sangat konsistensi dalam bersikap. Setiap ucapan dan prinsip yang dipegangnya selaras dengan tindakannya.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN BUDIMAN
MISA PEMAKAMAN - Uskup Emeritus Banjarmasin Mgr, Petrus Boddeng Timang hadir dalam misa pemakaman Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang di Gereja Paroki Kristus Raja Katedral Kupang, Selasa (8/4/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Uskup Emeritus Banjarmasin Mgr, Petrus Boddeng Timang mengenang Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang sebagai tokoh gereja dan pejuang kemanusiaan.

Menurutnya, Mgr. Petrus tidak hanya sebagai pemimpin umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang, tetapi juga sebagai pejuang kemanusiaan Indonesia.

“Beliau bukan hanya seorang tokoh agama Katolik, tetapi juga seorang pejuang kemanusiaan di tengah masyarakat Indonesia. Ia pribadi yang selalu berprinsip. Apa yang diyakini, itulah yang dikerjakan,” ujar Uskup Petrus Boddeng.

Uskup Petrus Boddeng mengakui mengenal Mgr. Petrus Turang sejak tahun 1970an. Saat itu mereka masih menjadi calon imam muda.

Ia mengungkapkan Mgr. Petrus sangat konsistensi dalam bersikap. Setiap ucapan dan prinsip yang dipegangnya selaras dengan tindakannya.

Baca juga: Surat Duka Cita Paus Fransiskus untuk Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang

“Apa yang dia katakan kemarin, dia katakan hari ini. Dan esok, apa yang dia katakan dia lakukan. Ia bukan pribadi yang mudah berubah,” ungkapnya.

Uskup Emeritus Banjarmasin Mgr, Petrus Boddeng Timang hadir dalam misa pemakaman Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Selasa (8/4/2025).

Delapan uskup turut memimpin misa pemakaman yang berlangsung di Gereja Paroki Kristus Raja Katedral Kupang itu.

Misa dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, dan didampingi oleh Uskup Denpasar, Mgr. Silvester San, Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, dan Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu.

Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Uskup Manokwari, Mgr. Hilarion Datus Lega, dan Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung.

Misa dihadiri oleh ratusan imam, biarawan-biarawati, serta ribuan umat dari berbagai paroki di Keuskupan Agung Kupang dan dari keuskupan luar NTT.

Baca juga: Wakili Keluarga Turang, Uskup Manado Ungkap Kesederhanaan Mgr Petrus Turang

Pantauan POS-KUPANG.COM pada pukul 10.00 Wita menunjukkan seluruh area gereja dipadati umat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan keselamatan jiwa Mgr. Petrus Turang

Seluruh kursi di dalam gereja terisi penuh, termasuk di area balkon.

Tak hanya di dalam gereja, halaman dan ruas jalan di depan katedral juga dipenuhi umat.

Kursi-kursi yang disediakan panitia pun tak mampu menampung jumlah umat yang hadir. Sehingga sepanjang misa, umat lainnya harus berdiri.

Meski demikian, misa tetap berlangsung lancar dan khusyuk.

Panitia telah menyiapkan layar video dan pengeras suara di luar gereja agar umat tetap dapat mengikuti jalannya misa dengan baik. (dim)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved