TTS Terkini
Wisata Air Terjun Oehala Tujuan Masyarakat Timor Tengah Selatan Mengisi Waktu Liburan
Sama halnya dengan Oldy, ia mengatakan akan lebih bagus jika tangga turun dipasang pagar atau pegangan, agar tidak terlalu curam.
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Libur panjang Idulfitri 2025 menjadi momen berwisata sekeluarga. Air terjun Oehela menjadi salah satu tujuan berwisata masyarakat Timor Tengah Selatan (TTS).
Air terjun Oehala terletak di Desa Oehala, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten TTS. Jarak dari Kota Soe kurang lebih 6.6 km dengan waktu tempuh 30-45 menit dengan kecepatan sedang.
Air terjun bertingkat ini memiliki kesan warna hijau pada batu akibat lumut yang menempel pada batu tersebut. Terdapat satu toilet yang sudah rusak, tiga lopo, dan dua tangga turun.
Ketika sampai di lokasi, pengunjung tidak dipungut retribusi. Terdapat pedagang buah yang adalah warga setempat. Mereka menjual buah jambu batu, jeruk pepermus, pisang, alpukat, dan jeruk manis.
Oldy Raga Talo (59) warga Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan yang memilih Air terjun Oehala sebagai tempat mengisi waktu liburan. Menurutnya Air terjun ini merupakan tempat yang tidak terlalu jauh tempat tinggalnya.
Baca juga: Wisata NTT, Nikmati Kesejukan dan Pemandangan Indah Air Terjun Oehala di TTS
"Tidak terlalu jauh kaka, tempatnya tenang, air bersih, dan sejuk segar disini," jelasnya.
Oldy bersama anak-anak, cucu, kakaknya sudah berada di air terjun ini sejak pukul 13.00 WITA. Mereka membawa serta bekal berupa makanan dan minuman untuk disantap bersama.
Meski begitu, Oldy merasa wisata air terjun ini perlu lebih banyak perhatian pemerintah daerah TTS. Ia mengatakan jika dikelolah lebih baik dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.
"Contohnya tangga menuju kesini, akan lebih baik ada pagar tangga. Supaya ada pegangan kalau turun maupun naik. Selain itu toilet dan loppo kaka," ujarnya.
Oldy merasa jika ditambah loppo dan kamar mandi pasti akan lebih memberdayakan masyarakat desa ini. Selain itu kantin bagian bagian parkiran mungkin bisa lebih beragam.
"Kalau sampah kesadaran pengunjung sih kaka. Mereka harus tanggung jawab dengan sampah yang mereka hasilkan. Kalau daun kan akan jadi pupuk nantinya," tambahnya.
Niko Faot (21), laki-laki asal Timor Tengah Utama (TTU), bersama pacarnya. Mereka ke Soe hanya untuk ke Air terjun ini. Ia mengaku diajak oleh pacarnya karena sama-sama sedang libur kerja.
"Disini tenang, air terjun bagus kaka," jelasnya singkat.
Sama halnya dengan Oldy, ia mengatakan akan lebih bagus jika tangga turun dipasang pagar atau pegangan, agar tidak terlalu curam. (any)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Air-terjun-Oehala.jpg)