Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Selasa 1 April 2025, Allah Mencari Yang Hilang
Kedua, melanggar batas yang ditetapkan Allah tidak menjadikan manusia setara dengan Allah, sebaliknya itu menjatuhkan manusia ke tangan iblis.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Selasa 1 April 2025 dengan judul Kristus, Allah Mencari Yang Hilang.
TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berkata,
“Dimanakah engkau?”
Renungan Harian Kristen ini merujuk pada Kitab Kejadian 3:1-10.
Artikel ini dilansir dari buku Renungan Harian Suluh Injil, ditulis oleh anggota Komunitas Suluh Injil.
Renungan berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen, yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).
Baca juga: Renungan Harian Kristen Senin 31 Maret 2025, Kristus, Tempat Kita Berjumpa Allah
POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi April 2025.
Tema Bulan April 2025, Damai Kristus di Tengah Keluarga.
Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen:
Bulan April kita mulai hari ini! Di bulan ini, seluruh umat Kristen bersatu merayakan karya agung Kristus bagi kemuliaan Allah Bapa dan bagi keselamatan kita.
Kita akan memperingati kematian Yesus di Jumat Agung dan kebangkitan-Nya di hari raya Paskah. Di minggu sengsara kelima ini, kita dipanggil untuk merenungkan belas kasihan Kristus yang mencari dan menyelamatkan yang hilang.
Sebagaimana perumpamaan yang diajarkan Yesus, bukan domba atau dirham yang hilang dan Ia cari, tetapi kitalah yang hilang
karena pelanggaran kita dan Ia datang mencari untuk menyelamatkan kita.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Minggu 30 Maret 2025, Mencari dan Menyelamatkan Yang Hilang
Pertama, sejak manusia jatuh dalam dosa, ia dinyatakan telah terhilang dari hadapan Allah sebab yang dilakukan manusia ialah melawan Allah dan perintahNya.
Manusia disesatkan oleh pikirannya sendiri yang dipengaruhi oleh tipu daya si jahat, iblis. Allah sudah menyatakan kasih yang besar kepada manusia dengan memberikan kuasa atas segala sesuatu dan kebebasan untuk menikmati semua berkat-Nya (Kej 1:28; 2:16).
Lalu datang iblis yang menipu manusia bahwa semua yang Allah berikan itu tidak cukup bagi manusia; manusia masih
bisa mendapatkan lebih dari yang sudah Allah berikan.
Manusia bisa mencapai kuasa setara Allah sendiri, dengan satu cara yaitu melangkah keluar dari batas yang Allah tetapkan, melanggar batas. Dan manusia pun percaya!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/cover-renungan-kristen.jpg)