Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Minggu 30 Maret 2025, Hati penuh sukacita
Kita bersukacita karena apapun dan siapapun diri kita, Tuhan tetap memberi berkat dan penebusan berlimpah melalui Yesus Kristus, Putera-Nya.
Oleh : RP Jhon Lewar SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik ditulis RP Jhon Lewar SVD berjudul, Hati penuh sukacita.
Renungan Hari Minggu Prapaskah IV dari RP Jhon Lewar SVD merujuk pada Lectio: Yosua 5:9a,10-12; Mazmur 34:2-3,4-5,6-7; 2 Korintus 5:17-21; Lukas 15:1-3,11-32
Berikut teks lengkap Renungan Harian Katolik yang ditulis RP Jhon Lewar SVD hari ini.
Meditatio:
Kita memasuki Hari Minggu Prapaskah ke-IV tahun C. Kita mengawali perayaan Ekaristi dengan mendaraskan sebuah Antifon Pembuka yang indah dari Kitab nabi Yesaya ini: “Bersukacitalah, hai Yerusalem, dan berhimpun, kamu semua yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang dulu berdukacita, agar kamu bersorak sorai dan dipuaskan dengan kelimpahan penghiburanmu.” (Yes 66:10-11).
Masa prapaskah yang kita alami bersama hingga pekan keempat ini membawa sukacita tersendiri. Kita bersukacita karena apapun dan siapapun diri kita, Tuhan tetap memberi berkat
dan penebusan berlimpah melalui Yesus Kristus, Putera-Nya.
Hari Minggu Prapaskah keempat ini juga dikenal dengan nama Hari Minggu Sukacita atau
Hari Minggu Laetare.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 30 Maret 2025, “Anak yang hilang”
Apakah ada sukacita di dalam hatimu pagi ini? Mungkin ada di antara kita yang jujur mengatakan bahwa ada sukacita karena selalu bersama Tuhan, sumber cukacita.
Ada juga yang mungkin mengatakan dengan jujur dalam hatinya bahwa ia belum memiliki sukacita saat ini karena sedang dirundung duka dan cemas, memiliki masalah-masalah kehidupan dan beban berat.
Kepada yang tidak memiliki masalah kehidupan saat ini silakan bersyukur dan bersukacitalah.
Kepada mereka yang memiliki beban kehidupan, ingatlah perkataan Tuhan Yesus: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Mt 11:28).
Jangan bimbang dan ragu untuk datang kepada Yesus dan mengalami sukacita-Nya.
Saya mengingat St. Theresia dari Kalkuta pernah berkata: “Sukacita itu doa; sukacita itu kekuatan; sukacita itu cinta; sukacita itu adalah jaring cinta yang mana engkau bisa menangkap jiwa – jiwa.”
Saya sependapat dengan orang kudus modern ini. Orang selalu bersama dengan Tuhan akan mengalami sukacita ilahi. Maka sukacita adalah sebuah doa yang menguatkan, sebuah cinta
untuk menyelamatkan jiwa-jiwa.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 29 Maret 2025, "Hidup Tidak Tinggi Hati"
Sukacita adalah gambaran surga yang penuh dengan sukacita karena para malaikat dan semua orang kudus melayani Tuhan siang dan malam (https://pejesdb.com/2019/03/31).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Katolik-untuk-Senin-19-Februari-2024.jpg)