Kamis, 4 Juni 2026

TTU Terkini

Wakapolres TTU Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025

Ia menuturkan, berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur selalu lebaran 2025 mencapai 52 persen

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Wakapolres TTU Kompol Jemy Oktovianus Noke saat memimpin Apel Gelar Pasukan di Mapolres TTU 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Wakapolres Timor Tengah Utara, Kompol Jemy Oktovianus Noke, S. H memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 tingkat Polres TTU. Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres TTU.

Apel Gelar Pasukan ini dihadiri 1 Peleton Anggota Kodim 1618/TTU, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten TTU, Satpol PP Pemkab TTU, Perwira dan anggota Polres TTU.

Dalam amanatnya, Wakapolres TTU, Kompol Jemy Oktovianus Noke, S. H mengatakan, apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Apel ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras serta memperkuat sinergitas dengan stakeholder terkait demi menyukseskan operasi ketupat 2005 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idul Fitri 1446 H.

Ia menuturkan, berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur selalu lebaran 2025 mencapai 52 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau setara 146 juta. 

Sementara 48 juta orang dari jumlah ini diperkirakan akan dapat berubah sewaktu-waktu mengingat pengalaman pada pengamanan Lebaran tahun sebelumnya jumlah realisasi pemudik jauh lebih besar dibandingkan angka survei.

 Selain itu, lanjutnya, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik antara lain discontacticated dan kebijakan work from anywhere hingga perpanjangan masa libur sekolah. Selanjutnya pemerintah juga memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 Maret sampai dengan 30 Maret 2025 dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 April sampai dengan 7 April 2025.

"Menindaklanjuti hal ini, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi ketupat 2025 dan mengangkat tagline mudik aman keluarga aman yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Maret sampai dengan 8 April 2005 untuk 8 Polda Prioritas serta tanggal 26 Maret untuk 28 Polda lainnya," ujarnya.

Ia menjelaskan, operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan dan akan menempati 2835 pos yang terdiri dari 1738 pos pengamanan 78 pos pelayanan dan 39 pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat. Personel ini akan menjamin keamanan pelaku perjalanan dan melakukan pengamanan terhadap 126.736 objek pengamanan berupa masjid lokasi Sholat Idul Fitri, objek wisata, pusat pembelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

Demi mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat, pemerintah telah mengeluarkan surat keputusan bersama yang mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas penyeberangan laut, penghentian pekerjaan proyek konstruksi dan pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan.

Pemerintah dan Polri juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran media sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik. Di sisi lain, dalam rangka mengurai kepadatan arus telah disiapkan rekayasa lalu lintas berupa pemberlakuan ganjil genap kontra flow dan one way system yang dilakukan berdasarkan analisa pantauan CCTV traffic counting serta laporan petugas di lapangan secara Real Time dan berkala.

Dalam rangka menjaga kelancaran pada jalur penyeberangan akan diterapkan The Lion system buffer zone dan skrining tiket hingga pemberlakuan pola operasi kapal tiba bongkar berangkat. Selain itu kelancaran arus lintas dan jalur penyeberangan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian.

"Oleh karena itu lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga pastikan distribusi terlaksana dengan lancar dan tepat waktu serta tindak tegas pelaku penimbunan,"ujarnya.

Kompol Jemy menyebut, pelayanan yang ramah tamah dan responsif juga harus menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2005. Anggota Polri diminta menampilkan diri sebagai sesosok petugas yang humanis dalam memberikan edukasi dan himbauan.

Pengemudi diminta untuk istirahat sejenak guna menghindari mikroslite melakukan pengecekan kesehatan pengemudi kondisi kendaraan kesiapan rambu-rambu dan lampu penerangan serta siaga dan personal pada.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved