Senin, 11 Mei 2026

Makan Bergizi Gratis

Bupati Manggarai Barat Minta Murid Melapor Jika Temukan Makanan MBG Tak Layak  

Adapun khadiran mereka bertujuan memastikan program MBG berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi siswa.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/KBRN/DESI
PANTAU MBG - Bupati Manggarai Barat, Kapolres Manggarai Barat dan Dandim Manggarai Barat memantau pelaksanaan Program MBG dibeberapa sekolah di Labuan Bajo, Senin (10/3/2025). 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Bupati Manggarai Barat NTT, Edistasius Endi mengimbau para siswa untuk segera melaporkan jika menemukan makanan yang tidak layak konsumsi.

Hal ini disampaikan Bupati Edi Endi usai memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibeberapa sekolah di Labuan Bajo pada Senin (10/3/2025). 

Pemantauan itu dilakukan Bupati Edi Endi bersama Komandan Kodim (Dandim) 1612 Manggarai, Letkol Infanteri Budiman Manurung, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, serta perwakilan dari TNI Angkatan Laut dan Badan Gizi Nasional Manggarai Barat.

"Kalau hari ini atau besok-besok ada makanan yang tidak layak dikonsumsi, mohon disampaikan kepada yang bertugas," ujar Edistasius Endi dalam keterangannya dikutip dari KBRN.

Adapun khadiran mereka bertujuan memastikan program MBG berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi siswa.

Bupati Edistasius Endi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Program ini bertujuan menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa,” katanya.

Ia juga mengingatkan para guru untuk memastikan bahwa siswa tetap mendapatkan asupan gizi yang baik di rumah. 

“Guru punya tugas tambahan untuk mengingatkan anak-anak bahwa mereka juga harus makan dengan baik di rumah, bukan hanya mengandalkan makanan dari sekolah,” tambahnya. 

Program MBG juga dilaksanakan di enam sekolah lainnya di Labuan Bajo, yaitu SDIT Persaudaraan Wae Nahi, SD Wae Mata, SDN Lancang, SDN Labuan Bajo 2, dan SDN Batu Cermin. Secara keseluruhan, sebanyak 3.003 siswa menerima manfaat dari program ini.

Bupati menekankan bahwa pemantauan terhadap program ini akan terus dilakukan untuk memastikan efektivitasnya.

“Kegiatan pemantauan ini penting agar kesadaran akan pentingnya makan bergizi bisa tertanam dalam diri anak-anak,” tegasnya. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved