Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Sabtu 8 Maret 2025, Yesus, Anak Domba Allah
Yohanes berharap dengan tampilnya Yesus di hadapan orang banyak maka pelayanannya dalam rangka mempersiapkan kedatangan Yesus dapat diakhiri.
Penulis: abey IT | Editor: Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Sabtu 8 Maret 2025 dengan judul Yesus, Anak Domba Allah.
Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Ia inilah Anak Allah.
Renungan Harian Kristen ini merujuk pada Kitab Yohanes 1:29-34.
Artikel ini dilansir dari buku Renungan Harian Suluh Injil, ditulis oleh anggota Komunitas Suluh Injil.
Renungan berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen, yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).
Baca juga: Renungan Harian Kristen Jumat 7 Maret 2025, Kurban yang Sempurna
POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Maret 2025.
Tema Bulan Maret 2023, Menghayati Sengsara Yesus: Merengkuh Kerapuhan Hidup.
Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen:
Ini adalah kesaksian Yohanis Pembaptistentang Yesus. Di perikop sebelumnya ia sudah memberitakan tentang kedatangan Mesias dan menyatakan kepada para imam bahwa ia bukanlah Mesias.
Yohanes berharap dengan tampilnya Yesus di hadapan orang banyak maka pelayanannya dalam rangka mempersiapkan kedatangan Yesus dapat diakhiri.
Sebagaimana ketika matahari terbit, maka fajar pun hilanglah. Yohanes mengarahkan perhatian orang banyak kepada Yesus, “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia”. Apa yang Yohanes ingin sampaikan?
Pertama, dengan menyebut Yesus Anak Domba Allah, ia sedang berbicara tentang pengorbanan diri yang akan dilakukan Yesus.
Yohanes ingin menuntun orang-orang sebangsanya untuk mengenal Yesus sesuai ajaran dan tradisi pengorbanan dan keselamatan yang berlaku.
Anak Domba adalah jenis hewan kurban yang dipakai oleh umat Allah pada saat Allah hendak membebaskan mereka dari tanah Mesir (Kel. 12:3).
Demikian juga ketika di padang gurun, Allah memerintahkan umat untuk beribadah kepada-Nya dengan membawa hewan kurban untuk keselamatan dan kurban penghapus dosa berupa anak domba.
Umat Israel sangat memahami ketentuan ini bahwa tidak ada penghapusan dosa tanpa mempersembahkan kurban. Tetapi sekarang pemahaman itu dipakai oleh Yohanes untuk menunjuk kepada Yesus sebagai Anak Domba.
Kedua, melalui kesaksiannya, Yohanes ingin meyakinkan semua orang tentang siapa Yesus.
Baptisan yang dilakukannya adalah alat kesaksian yang menggenapi firman yang diberikan Allah kepada Yohanes bahwa Yesus benar-benar Anak Allah.
Yohanes mengatakan dua kali bahwa ia tidak mengenal Yesus (31, 33) tetapi peristiwa baptisan membukakan matanya untuk mengenal Yesus, ketika ia melihat Roh turun ke atas Yesus.
Bagi Yohanes, semua pertanyaan tentang Mesias pun terjawab. Yohanes mengajak kita untuk jangan ragu sedikit pun untuk mengatakan bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah yang diutus untuk menjadi Anak Domba Paskah yang membebaskan kita dari dosa. Amin!
Janganlah mengandalkan kurban apapun untuk menghapus dosa kita, kecuali kurban Anak Domba Allah, yaitu Yesus Kristus. (*)
Komunitas Suluh Injil
Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 Naikoten, Kota Kupang
Telp : +62 8113828074, +62 85239108328.
Email : bethseba0906@gmail.com.
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.