Belu Terkini
Perkuat Silahturahmi, Masjid Hidayatullah Atambua Buka Puasa Akbar
Menjelang waktu maghrib, suasana semakin khidmat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, mengiringi jamaah yang khusyuk menanti adzan berkumandang.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Suasana di Masjid Hidayatullah Atambua pada Sabtu (8/3/2025) sore, terasa berbeda dari biasanya.
Ribuan umat Muslim di Kabupaten Belu berkumpul di halaman masjid, menyambut momen istimewa dalam bulan suci Ramadan.
Pantauan POS-KUPANG.COM, sejak sore, panitia sibuk menyiapkan berbagai hidangan berbuka.
Sajian khas Ramadan, seperti kurma, kolak, bubur kacang hijau, salome, soto, gado-gado, kopi cincao, serta aneka makanan tradisional NTT, tersaji di meja-meja panjang yang diletakkan di halaman masjid.
Tak hanya itu, ratusan paket makanan juga telah dipersiapkan untuk dibagikan kepada jamaah,termasuk kaum dhuafa.
Baca juga: Pemkab Belu Sambut Baik Program Koperasi Desa Merah Putih
Menjelang waktu maghrib, suasana semakin khidmat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, mengiringi jamaah yang khusyuk menanti adzan berkumandang.
Semua yang hadir memanjatkan doa, lalu menikmati hidangan berbuka dengan penuh syukur.
Seusai berbuka, jamaah bersama-sama melaksanakan shalat maghrib berjamaah di dalam masjid.
Ketua Takmir Masjid Hidayatullah Atambua, Kompol (Purn) Muardi, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan persaudaraan antar sesama umat Muslim, khususnya dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
“Kami ingin memperkuat tali silaturahmi antar sesama serta menumbuhkan semangat kebersamaan selama Ramadan 1446 H ini. Semoga acara ini juga dapat dilakukan di masjid-masjid lain di Kabupaten Belu,” ungkapnya.
Ia berharap para donatur serta umat Muslim semakin terdorong untuk menebar kebaikan, baik dalam bentuk sedekah maupun kepedulian sosial lainnya.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami berharap semangat berbagi ini tidak hanya dirasakan di Masjid Hidayatullah, tetapi juga di seluruh masjid di Kabupaten Belu,” tambahnya.
Selain mempererat hubungan di antara jamaah, tambahnya, buka puasa akbar ini juga menjadi momentum untuk memperkuat toleransi antar umat beragama.
Farudin Blajam, salah satu Umat Muslim Atambua, mengaku sangat senang dapat ikut serta dalam acara buka puasa Akbar ini.
“Ini bukan sekadar berbuka bersama, tapi juga ajang untuk saling mengenal dan mempererat persaudaraan. Semoga acara seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya,” tuturnya. (gus)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.