Breaking News

NTT Terkini 

Tarian Likurai SMAK Giovanni Kupang Tampil Memukau Saat Penyambutan Gubernur dan Wagub NTT

Persiapan untuk penampilan spesial ini dilakukan dalam waktu yang cukup singkat. “Kami hanya berlatih selama satu minggu untuk acara ini.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
TARIAN LIKURAI - Penari dari SMAK Giovanni Kupang berpose di gedung Sasando Kantor Gubernur NTT (1/3/2025). Mereka menampilkan tarian likurai. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Ekstrakurikuler tari dari SMAK Giovanni Kupang menjadi sorotan dalam acara penyambutan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki - Johni di Kantor Gubernur NTT, Sabtu (1/3/2025).

Dengan membawakan Tarian Likurai khas Kabupaten Malaka, para siswa ini berhasil memikat hati tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyambut pemimpin baru provinsi NTT.  

Persiapan untuk penampilan spesial ini dilakukan dalam waktu yang cukup singkat.

“Kami hanya berlatih selama satu minggu untuk acara ini. Tapi karena kami sudah terbiasa latihan rutin, jadi tidak terlalu sulit menyiapkannya,” ungkap Tasya Wonga, koordinator ekskul tari SMAK Giovanni

Meski waktu terbatas, penampilan mereka tampak begitu harmonis dan enerjik, mencerminkan semangat Tarian Likurai dari Kabupaten Malaka yang dikenal sebagai tarian ungkapan syukur dan penyambutan tamu istimewa.  

Baca juga: Gubernur NTT Sebut Presiden Minta Kurangi Agenda Seremonial

Keterlibatan ekskul tari SMAK Giovanni dalam acara ini menjadi kejutan bagi para anggotanya. “Saya kaget karena tiba-tiba dipanggil untuk membawakan tarian penyambutan gubernur,” ujar Santa Naqqamori, siswi kelas XI yang menjadi penari utama. 

“Namun saya merasa senang dan bahagia, walaupun agak gugup karena ini pertama kalinya kami menari untuk menyambut gubernur baru,” tambahnya sambil tersenyum.  

Tarian Likurai dari Kabupaten Malaka yang mereka bawakan menampilkan gerakan dinamis dan penuh makna, diiringi tabuhan Tihar ( kendang kecil )yang khas. “Kami biasa membawakan berbagai tarian daerah, tapi untuk Likurai ini kami sudah tampil sekitar enam kali sebelumnya. Kali ini, karena acara penyambutan gubernur, kami mengerahkan 17 personel,” jelas Tasya. 

Biasanya, ekskul ini diundang oleh kantor-kantor dinas untuk tampil dalam acara internal, namun penyambutan gubernur kali ini menjadi panggung yang jauh lebih besar.  

Kostum yang dikenakan para penari pun menambah keindahan penampilan. Mereka tampil dengan kain tenun khas Malaka yang disewa dari Taman Budaya Kupang, lengkap dengan aksesori tradisional seperti gelang dan ikat kepala.

 “Kostum kami dari Taman Budaya, dipilih khusus agar sesuai dengan Tarian Likurai dan menonjolkan kekayaan budaya NTT,” ungkap Santa.  

Di balik rasa gugup dan kebanggaan, para anggota ekskul tari SMAK Giovanni juga menyampaikan harapan mereka kepada gubernur baru. 

“Harapan kami, Pak Gubernur bisa memajukan NTT lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya dan tetap mempertahankan kekayaan budaya di NTT,” kata Tasya dengan penuh semangat. 

Penampilan Tarian Likurai ini pun menjadi simbol harapan tersebut, mengingat tarian ini mencerminkan kekuatan dan kebersamaan masyarakat NTT.  

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved