Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 27 Februari 2025, Ada untuk yang lain
Ya Tuhan, jadikanlah kami seperti garam yang dapat memberikan rasa hidup, kebaikan dan perdamaian bagi sesama... Amin.
Oleh : Pastor John Lewar SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Kamis 27 Februari 2025, Ada untuk yang lain
Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz, STM Nenuk Atambua Timor
Hari biasa Pekan ke 7
Lectio: Sirakh 5:1-8; Mazmur 1:1-2,3,4,6;
Markus 9:41-50
Meditatio:
Dalam Injil Markus ( 9: 41-50) hari ini, Yesus mengatakan: "Hendaklah kalian selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai seorang dengan yang lain". Bagi Yesus, hendaklah kita selalu mempunyai
sesuatu dalam diri ini yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan orang lain. Menjadi garam berarti memberi rasa nyaman bagi yang lain: menciptakan suasana hidup bersama yang harmonis, damai dan
bersahabat, menumbuhkan semangat dan harapan bagi orang yang merasa hidupnya hambar dan sia-sia, membangkitkan iman mereka yang lesu, mencegah cara hidup yang menjurus kepada hal-hal yang buruk
serta memelihara kebiasaan dan cara hidup yang baik.
Kita ada untuk yang lain. Sungguh hidup menjadi bernilai dan bermakna ketika kehadiran kita berguna bagi orang lain. Ketika kita hadir sebagai penolong, ketika kita ada sebagai sahabat, ketika kita bersama sebagai
rekan yang saling menopang, saling memotivasi, saling mengangkat di dalam perjuangan hidup ini.
Sungguh indah pula bila kita hidup dalam relasi yang damai dan harmonis dengan sesama kita. Ketika ada masalah, kita duduk bersama menyelesaikannya. Ketika ada beban, kita bekerja sama untuk menanggungnya. Ketika ada suka cita, kita ada bersama untuk merayakannya. Ketika ada kesedihan, kita hadir bersama untuk saling meneguhkan satu sama lain.
Hidup ini bukan tentang siapa yang terbaik tapi tentang siapa yang berbuat baik. Hidup ini bukan siapa yang benar tetapi tentang siapa yang berbuat benar. Hidup ini bukan tentang siapa yang viral dan terkenal
tetapi tentang siapa yang bermakna untuk orang lain (https://www.kompasiana.com/jefriston01668).
Segala sesuatu yang kita perbuat pasti akan dinilai dan dibalas oleh Tuhan pada waktunya. Mungkin bukan sekarang tetapi suatu saat. Mungkin tidak sama dengan sekarang tetapi dalam bentuk yang berbeda.
Janganlah membuat air mata orang lain tertumpah karena perbuatan kita, sebab air mata itu akan menjadi doa yang luar biasa di hadapan Tuhan. Jangan merampas keringat orang lain dengan cara-cara yang tidak manusiawi, sebab keringat mereka akan menjadi doa yang menuntut kita suatu kelak. Janganlah membuat orang mendoakan kita dengan air mata, dengan kutuk dalam diam, dengan sujud di hadapan Tuhan, dengan keringat karena perbuatan kita yang menyakiti dan merugikan mereka. Ingatlah sabda Yesus:"Sebab ukuran yang kamu pakai akan diukurkan kepadamu".
Yesus menegaskan, bahwa “lebih baik bagi engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan terkudung, dari pada utuh dengan kedua tanganmu dibuang dalam api yang tak terpadamkan”. Maksud dari perkataan Yesus
tersebut, bahwa hidup kita ini harus bermakna bagi orang lain. Kita diajak untuk melayani semua orang dengan potensi yang ada dalam diri kita yaitu kebaikan dan kebenaran. Tentunya semua itu perlu ketulusan,
usaha dan perjuangan yang tak henti-hentinya.
Oleh sebab itu, segala sesuatu yang Tuhan berikan kepada kita haruslah dibagikan kepada orang lain. Sehingga, kebaikan yang kita bagikan itu dapat dialami atau dirasakan oleh orang lain. Hidup berdamai mengandaikan bahwa semua orang hidup harmonis, aman dan tentram. Dengan demikian kita semua diajak untuk memperjuangkan kedamaian dengan garam yang kita miliki.
Missio:
Mari kita camkan pesan Yesus hari ini, yakni agar kita selalu memiliki garam kasih, semangat pengorbanan dan penyangkalan diri dalam hidup sehari-hari, dalam keluarga, dalam pelayanan di lingkungan, wilayah, di
lingkup Gereja, di tempat kerja dan di mana pun kita berada. Dengan demikian, dalam hubungan dengan sesama, seorang akan yang lain, kita akan selalu hidup berdamai dengan semua orang.
Doa:
Ya Tuhan, jadikanlah kami seperti garam yang dapat memberikan rasa hidup, kebaikan dan perdamaian bagi sesama... Amin.
Sahabatku yang terkasih, Selamat Hari Kamis. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: Bapa dan Putera dan Roh Kudus...Amin.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/John-Lewar-SVD.jpg)