Kamis, 9 April 2026

Kota Kupang Terkini

Pengurus WKRI DPR Stasi Fransiskus Naimata Periode 2025-2028 Resmi Dilantik

Acara pelantikan dilakukan dalam misa kedua yang dipimpin oleh RD Erick Fkun dan Romo Fransiskus Atamau

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
PEMBERKATAN- Pemberkatan pengurus WKRI Cabang Naimata oleh Pastor Fransiskus Atamau, Pr, usai pengambilan sumpah di Gereja Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata, Minggu (23/2/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia ( WKRI ) Dewan Pengurus Ranting (DPR) St. Fransiskus Xaverius Naimata Periode 2025-2028 resmi dilantik. 

Acara pelantikan dilakukan dalam misa kedua yang dipimpin oleh RD Erick Fkun dan Romo Fransiskus Atamau, Pr, yang berlangsung di Gereja Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata, Minggu (23/2/2025).

Ketua WKRI DPR Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata, Edit Natalisa, mengapresiasi dan bersyukur dengan pelaksana pelantikan Pengurus WKRI Ranting Naimata periode 2025-2028 tersebut.

“Sesuai dengan tema WKRI yaitu “Berintegritas dan Berkoitmen” jadi kami harapkan pengurus yang dilantik hari ini memiliki komitmen untuk melayani,” kata Edit.

Menurut Edit, seseorang yang masuk dalam organisasi WKRI harus memiliki sikap kesetiaan dan keikhlasan dalam memberikan diri kepada gereja dan masyarakat karena organisasi WKRI merupakan organisasi gereja dan juga masyarakat.

“Mereka yang dilantik memang anggota lama dan mereka punya komitmen dan mereka memiliki kerja samanya bagus, makanya direkrut lagi untuk pengurus tiga tahun ke depannya lagi,” kata Edit.

Baca juga: Profil Tokoh NTT Yosefina Seran Gheta, Sosok Ketua Presidium WKRI DPD NTT 2022-2027

Saat ini, kata Edit, WKRI ranting Naimata memiliki 50 anggota, namun yang aktif hanya 30-an anggota. Dia pun mengajak wanita Katolik di Stasi Naimata yang berusia 18 tahun ke atas untuk bergabung dalam organisasi tersebut.

“Hari ini ada 3 orang yang baru bergabung,” katanya.

Ia mengatakan, untuk menjadi anggota WKRI bukan saja para ibu, tetapi juga anak muda OMK yang usianya 18 tahun ke atas karena pengalaman kami yang bergabung selama ini hanya ibu-ibu saja,” ujarnya.

Sementara itu Ketua WKRI Cabang St Yoseph Pekerja Penfui, Rosario Bura Balamiten, mengapresiasi WKRI DPR Stasi Santo Fransiskus Xaverius Naimata, apalagi pelantikan tersebut sudah masuk periode ketiga.

“Ini luar biasa. Kami bersyukur untuk di Naimata ini sudah periode yang ketiga. Kami berharap tetap pertahankan untuk ranting Naimata ini dan bisa mengajak lagi ibu-ibu atau anak anak OMK yang berusia 18 tahun ke atas yang mau bergabung bisa bergabung di WKRI juga,” ucap Rosario.

Rosario menyebut, WKRI di tingkat cabang juga memiliki beberapa kendala, karena beberapa ranting yang sampai saat ini belum mengadakan rapat anggota ranting.

Baca juga: WKRI DPD NTT Salurkan Bantuan Bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Untuk WKRI Cabang St. Yoseph Pekerja Penfui, kata Rosario, hingga saat ini sudah hampir memiliki belasan ranting, namun terdapat beberapa pula yang macet atau tidak aktif.

“Kita berencana untuk masuk di kapela-kapela dan kita akan menjelaskan terkait WKRI agar bisa dipahami, karena takutnya sudah banyak yang mau dibentuk dan bermasalah saat mau melakukan rapat anggota ranting,” katanya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved