Senin, 13 April 2026

Cuaca Ekstrem

Nekat Pancing Saat Cuaca Ekstrem, Nelayan Rote Ndao Terseret Gelombang

Kejadian tersebut dilaporkan kepada piket Polsek Rote Tengah, sehingga Kapolsek bersama jajaran langsung menuju ke lokasi kejadian.

|
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-POLSEK ROTE TENGAH
GELOMBANG - Keempat nelayan Nitaso yang nyaris dibawa arus gelombang saat pancing di Pantai Leli, Minggu, (9/2/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Cuaca ekstrem yang melanda seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak akhir pekan lalu, nelayan asal Desa Persiapan Nitaso, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao terseret gelombang laut saat memancing.

Mereka memilih memancing ikan di pesisir Pantai Leli, Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao pada Minggu (9/2/2025) siang.

Keempat warga Desa Nitaso ini antara lain, DT (18), SN (34), MS (29) dan RS (24).

Kapolsek Rote Tengah, Ipda Charles Rihi Pati mengatakan, awal mula kejadian, empat warga Desa Nitaso ini berangkat dari rumah SN menggunakan sepeda motor dengan tujuan untuk memancing ikan di Pantai Leli sekitar pukul 12.00 Wita.

Setengah jam kemudian, ketinggian air laut saat memancing sebatas paha orang dewasa dan SN, MS serta RS tetap memancing. Sedangkan DT agak masuk ke arah laut dengan ketinggian air laut setinggi dada.

Baca juga: Hitung Hari Pelantikan, Rumdis Wabup Rote Ndao Horor dan Dipenuhi Kotoran Hewan


DT yang memancing dengan tinggi air laut yang setinggi dada berusaha untuk mengambil pelampung miliknya yang terseret arus ke dalam laut.

Naas, DT terseret arus dengan jarak dari pesisir pantai sekitar 20 meter. SN yang melihat kejadian tersebut kemudian berusaha untuk menolong dengan cara berenang menuju DT.

Namun karena derasnya arus dan hempasan gelombang maka SN tidak bisa menjangkau DT.

DT pun memilih berenang dan berhasil tiba di tepi pantai sekitar pukul 13.35 Wita.

Ia memilih berenang setelah mendapat isyarat dari SN untuk berenang mengikuti arus laut dengan jarak yang cukup jauh dari lokasi awal yaitu sekitar 300 meter.

Kejadian ini, kata Ipda Charles, diketahui oleh Ps Kasium Polsek Rote Tengah, Aiptu Zainul Abdin saat melintasi pesisir pantai Leli.

Iptu Zainul Abidin melihat kerumunan warga yang berusaha untuk menolong DT.

Kejadian tersebut dilaporkan kepada piket Polsek Rote Tengah, sehingga Kapolsek bersama jajaran langsung menuju ke lokasi kejadian.

Dari informasi yang diperoleh bahwa hanya empat orang saja yang memancing ikan di pesisir Pantai Leli.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved