Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Jumat 31 Januari 2025, “Apa itu Kerajaan Allah?”
Mari kita memulai terlebih dahulu di dalam hati kita, di dalam keluarga kita untuk kemudian kita bawakan kepada semua orang
Oleh : Bruder Pio Hayon SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Jumat 31 Januari 2025, “Apa itu Kerajaan Allah?”
Hari Jumat Pekan Biasa III
PW Sto. Yohanes Bosko, Imam
Bacaan I: Ibr. 10: 32-39
Injil: Markus 4: 26-34
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Apa dan seperti apa kerajaan Allah itu menjadi sebuah pertanyaan klasik yang tetap menjadi misteri.
Namun Yesus selalu memberikan penjelasan tentang kerajaan Allah itu lebih sederhana yang membantu kita untuk mengerti misteri ini. Namun apapun itu, kerajaan Allah itu menjadi tempat di mana Tuhan meraja selamanya.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Hari ini, kita merayakan peringatan Santo Yohanes Bosko, seorang imam dan pendidik yang mengabdikan hidupnya untuk memperhatikan anak-anak dan remaja.
Melalui tema “Apa itu Kerajaan Allah?” kita diajak untuk merenungkan bagaimana kerajaan Allah berkembang dalam hidup kita dan di dunia ini.
Dalam bacaan pertama (Ibrani 10:32-39), penulis Ibrani mengingatkan kita untuk tidak kehilangan semangat ketika menghadapi kesulitan. Kita dipanggil untuk bertahan dalam iman, bahkan ketika menghadapi penganiayaan dan tantangan.
Santo Yohanes Bosko adalah contoh nyata dari ketekunan dan keberanian dalam melayani, meskipun banyak rintangan yang dihadapinya. Seberapa besar iman kita ketika menghadapi kesulitan?
Apakah kita tetap percaya bahwa kerajaan Allah sedang berkembang meskipun situasi di sekitar kita sulit?
Sedangkan dalam Injil (Markus 4:26-34), Yesus menjelaskan bahwa kerajaan Allah mirip dengan benih yang ditaburkan. Meski kecil dan tampak tidak berarti, benih itu tumbuh dan menghasilkan buah yang melimpah.
Ini mengingatkan kita bahwa kerajaan Allah dapat dimulai dari hal-hal kecil dalam hidup kita, seperti tindakan kasih, pengertian, dan pelayanan. Kita mungkin tidak selalu melihat hasilnya secara langsung, tetapi keyakinan kita akan pertumbuhan yang terjadi adalah bagian dari iman kita.
Bagaimana kita dapat menaburkan benih kasih di sekitar kita, dan percaya bahwa Tuhan akan mengubahnya menjadi sesuatu yang besar?
Santo Yohanes Bosko mengajarkan kita untuk memperhatikan anak-anak dan remaja, membimbing mereka untuk mengenal kasih Allah. Dengan berinvestasi dalam kehidupan mereka, kita turut serta dalam membangun kerajaan Allah di bumi ini.
Setiap tindakan kecil yang kita lakukan dengan kasih adalah cara kita menyalakan harapan dan iman di hati orang lain. Apakah kita sudah berkomitmen untuk menjadi bagian dari misi ini? Apakah kita terlibat secara penuh dalam tugas penyebaran kerajaan Allah di atas dunia ini?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PIO-HAYON_07.jpg)