NTT Terkini

STIPAS Keuskupan Agung Kupang MoU dengan Karya Kepausan Indonesia

Agung Kupang yang bersedia membuka kerjasama dengan kami guna mengimplementasikan karya-karya Gereja yang nyata

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
Penandatanganan Mou STIPAS Keuskupan Agung Kupang dengan KKI.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG  -STIPAS Keuskupan Agung Kupang telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Karya Kepausan Indonesia (KKI). 

Kegiatan ini bertempat di Ruang Aula St. Petrus STIPAS Keuskupan Agung Kupang, Rabu (29/1/2025). 

Acara ini dihadiri oleh Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang, beberapa tenaga pendidikan dan disaksikan oleh seluruh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). 

Acara penandatanganan MoU ini dilakukan dengan tujuan untuk menjalin kerjasama dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya mempersiapkan calon guru Agama katolik dan ketekis yang peduli dan berguna untuk banyak orang.

Baca juga: STIPAS KAK Kupang Lepas 64 Wisudawan di Wisuda Angkatan ke-22

Dr. Florens Maxi Un Bria Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang  mengungkapkan bahwa kerjasama ini dilakukan untuk menghasilkan SDM yang unggul.

"Sebagai agen Pastoral mereka mesti memiliki kompetensi keterampilan sebagai animator dan animatris sehingga Sabda Allah dan nilai-nilai Kristiani itu bisa berjalan yang ada dalam hati dan Tindakan nyata mereka," ujarnya. 

Maxi Un Bria yang juga merupakan Ketua Unio Indonesia berharap, dengan MoU itu, menjadi bukti setiap KKI melakukan animator dan animatris bagi calon guru agama dan katekis di STIPAS Keuskupan Agung Kupang

"Ini dalam rangka mempersiapkan Indonesia emas tahun 2045, kurang lebih 20 tahun lagi kita akan memasuki Indonesia emas," katanya. 

SX Direktur Nasional Karya Kepausan Indonesia (KKI) Alfonsus Widhiwiryawan, menyampaikan terima kasih kepada STIPAS Keuskupan Agung Kupang yang bersedia membuka kerjasama dengan kami guna mengimplementasikan karya-karya Gereja yang nyata ditengah umat. 

"Kita membutuhkan sungguh-sungguh perpanjangan tangan Gereja. Untuk pewartaan Iman bagi anak-anak dan remaja yang ditawarkan dengan perkembangan dunia yang kian maju," kata dia. 

Dia menyebut menghadapi Indonesia emas tidak mudah. Berbagai tantangan akan muncul. Sehingga perlu mempersiapkan masa depan dengan baik. MoU itu menjadi langkah awal membangun kerjasama dan pelatihan du tahun-tahun mendatang. 

Prosesi acara penandatanganan MoU disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir dengan antusias dan diakhiri dengan foto bersama. (fan) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved